Berita Tegal

Genting 15 Rumah di Pesurungankidul Kota Tegal Rusak Disapu Angin Ribut

Belasan rumah warga di Kelurahan Pesurungankidul, Kota Tegal, rusak diterjang angin ribut, Jumat (19/11/2021).

TRIBUNBANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Warga dan aparat bergotong-royong memperbaiki genting rumah yang rusak akibat angin ribut di Kelurahan Pesurungankidul, Kota Tegal, Jumat (19/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Belasan rumah warga di Kelurahan Pesurungankidul, Kota Tegal, rusak diterjang angin ribut, Jumat (19/11/2021).

Angin ribut terjadi bersamaan dengan hujan, sekira pukul 03.00 WIB.

Data dari BPBD Kota Tegal, ada 15 rumah warga yang rusak dengan kategori ringan hingga sedang.

Rosul, warga RT 01 RW 03 Kelurahan Pesurungankidul mengatakan, kerusakan terbanyak pada genting rumah.

"Jadi, angin ribut terjadi pukul 03.00 WIB. Genting-genting berjatuhan. Setelah itu, baru hujan," katanya, Jumat.

Baca juga: Dampak Kebakaran Kapal Perikanan di Pelabuhan Tegal, Sedikitnya 390 Nelayan Nganggur

Baca juga: Kota Tegal Kini Sudah Punya Satgas Covid-19 Pelajar, Berikut Tugas Mereka

Baca juga: Selamat! RSUI Harapan Anda Tegal Dapat Penghargaan Kemenkes, Kaitan Pengelolaan Pangan

Baca juga: Lebih Rendah Dibanding Tahun Sebelumnya, UMK Kota Tegal 2022 Diusulkan Menjadi Rp 2 Juta

Rosul bersyukur, genting-genting rumah warga yang rusak sudah diperbaiki.

Pagi hari, setelah kejadian, warga langsung bergotong-royong.

"Langsung diperbaiki bersama-sama. Warga takut barangkali terjadi hujan, jadi langsung diperbaiki," ujarnya.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kota Tegal Andri Yudi Setyawan mengatakan, peristiwa yang membuat belasan rumah warga rusak bukanlah angin puting beliung.

Melainkan, hujan yang disertai angin ribut atau angin kencang.

"Total yang kami data ada 15 rumah dengan tingkat kerusakan berbeda-beda, dari ringan hingga sedang," katanya.

Baca juga: Bupati Purbalingga Tegur Perangkat di 10 Kecamatan, Capaian Vaksinasi Covid di Bawah 50 Persen

Baca juga: Jelang Pilkades Serentak, Polresta Banyumas Mulai Awasi Pergerakan Para Botoh

Baca juga: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Kaji Opsi Formula UMK Ganda untuk 2022, Berikut Pertimbangannya

Baca juga: Warga 2 Desa di Klaten Gugat BPN, Tak Sepakat Nominal Ganti Rugi Pembebasan Lahan Tol Solo-Yogya

Yudi mengatakan, pihaknya belum dapat menaksir kerugian secara menyeluruh.

Karena, kerugian akan ditentukan melalui perhitungan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).

Ia mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap bencana alam di musim penghujan.

Hal itu karena pada musim penghujan tahun ini ada fenomena la nina.

"Kami menyarankan masyarakat untuk waspada terhadap bencana angin ribut atau angin puting beliung. Sekiranya, bangunan rumah tidak kuat maka carilah tempat perlindungan yang aman," pesannya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved