Breaking News:

Berita Banyumas

Jelang Pilkades Serentak, Polresta Banyumas Mulai Awasi Pergerakan Para Botoh

Polresta Banyumas mewaspadai munculnya botoh atau pejudi dalam gelaran pemilihan kepala desa (pilkades) serentak yang digelar 15 Desember 2021.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Kasat Intelkam Polresta Banyumas Kompol Sulistiono saat ditemui 22 Januari 2021 lalu. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Polresta Banyumas mewaspadai munculnya botoh atau pejudi dalam gelaran pemilihan kepala desa (pilkades) serentak yang digelar 15 Desember 2021 mendatang.

Ada 27 desa di 14 kecamatan di Kabupaten Banyumas yang bakal memilih pemimpin desa.

Kasat Intelkam Polresta Banyumas Kompol Sulistiono mengatakan, gelaran pilkades tersebut dimungkinkan mengundang pejudi dari luar daerah.

Biasanya, mereka mulai bergerak dengan memanfaatkan orang-orang lokal.

"Sehingga, kami perlu mengantisipasi mereka pada saat menjelang pilkades," ujarnya, Jumat (19/11/2021).

Baca juga: 2 Bulan Dirawat di Rumah Singgah Banyumas, Miswanto Minta Pulang ke Madiun setelah Ingat Alamat

Baca juga: Akses Jalan Desa Gununglurah-Desa Sambirata Banyumas Putus, Tertutup Longsor Tebing setebal 3 Meter

Baca juga: Pelaku Vandalisme HBD Vita Datangi Pemkab Banyumas, Minta Maaf Sudah Coreti Alun-alun Purwokerto

Baca juga: Tiga Kios di Pasar Sumpiuh Banyumas Terbakar, Petugas Patroli Lihat Api Muncul dari Belakang Kios

Ia mencontohkan, pada pilkades serentak terdahulu, sekitar 10 botoh diamankan.

Rata-rata, mereka merupakan orang luar Kabupaten Banyumas.

"Kami akan terus pantau dengan menempatkan anggota di setiap desa yang menyelenggarakan pilkades sehingga akan mempersempit ruang gerak mereka," jelasnya.

Berdasarkan pantauannya, kondisi wilayah menjelang pilkades masih landai.

Menurut Sulistiono, terkait kemunculan botoh ini, anggota melakukan pemantauan dan memberikan laporan terbaru setiap hari. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Kaji Opsi Formula UMK Ganda untuk 2022, Berikut Pertimbangannya

Baca juga: Warga 2 Desa di Klaten Gugat BPN, Tak Sepakat Nominal Ganti Rugi Pembebasan Lahan Tol Solo-Yogya

Baca juga: Warga Sedulur Sikep Undaan Minta Pemerintah Bangun Gedung Pertemuan, Begini Janji Bupati Kudus

Baca juga: Bertemu Bupati, Buruh Kebumen Usulkan Kenaikan UMK 3,6 Persen untuk 2022

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved