Breaking News:

Berita Banyumas

Akses Jalan Desa Gununglurah-Desa Sambirata Banyumas Putus, Tertutup Longsor Tebing setebal 3 Meter

Tebing setinggi 30 meter di Desa Gununglurah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, longsor, Rabu (17/11/2021) sekira pukul 15.15 WIB.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Dok Tagana Banyumas
Warga bergotong royong membersihkan material longsor dari tebing setinggi 30 meter yang menutup ruas jalan di Desa Gununglurah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, Rabu (17/11/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Tebing setinggi 30 meter di Desa Gununglurah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, longsor, Rabu (17/11/2021) sekira pukul 15.15 WIB.

Material longsor setebal 3 meter menutup akses jalan dan memenuhi bagian jalan di sepanjang 10 meter dan lebar 6 meter.

"Material longsoran menutup jalan penghubung Desa Gununglurah dengan Desa Sambirata. Saat longsoran terjadi, ada seorang pengendara sepeda motor yang sedang melintas," ujar Koordinator Tagana Banyumas Ady Chandra, Kamis (18/11/2021).

Baca juga: Kasus Mafia Tanah Kembali Ramai, Begini Pandangan Guru Besar Fakultas Hukum Unsoed Purwokerto

Baca juga: Pelaku Vandalisme HBD Vita Datangi Pemkab Banyumas, Minta Maaf Sudah Coreti Alun-alun Purwokerto

Baca juga: Tiga Kios di Pasar Sumpiuh Banyumas Terbakar, Petugas Patroli Lihat Api Muncul dari Belakang Kios

Baca juga: 5 Tanah Milik Pemkab Banyumas di Baturraden Diklaim Perorangan, DPRD Telusuri Munculnya 2 Sertifkat

Menurut Ady, pengendara motor tersebut sempat tertimpa material longsoran sehingga motor dan korban terseret hingga beberapa metr.

Warga yang melihat kejadian ini segera menolong dan melarikan korban ke RSUD Ajibarang.

"Korban mengalami luka pada kaki, lecet pada tangan dan pelipis," ucapnya.

Ady mengatakan, korban tersebut bernama Irma Liyatin, warga RT 05 RW 05 Desa Gumelar, Kecamatan Gumelar, Banyumas.

Ady menduga, longsor terjadi akibat tanah labil dan strukturnya sangat gembur.

Setelah kejadian, warga dan relawan gabungan membersihkan material longsoran lewat cara disemprot air dari mobil UPT Damkar, tangki air BPBD, dan pompa air dari sungai.

Baca juga: Polisi Temukan Celurit dari 14 Pelajar di Kota Semarang yang Diciduk saat Berniat Tawuran

Baca juga: Kebumen Berstatus Level 2 PPKM, Pagelaran Wayang Kulit Sudah Diizinkan Digelar

Baca juga: Empat Desa di Cilacap Terendam Banjir akibat Tanggul Sungai Cikawung Jebol, 50 Warga Mengungsi

Baca juga: Cegah Gelombang 3 Ledakan Covid, Dokter RSI Banjarnegara Minta Warga Tak Lengah Jaga 3M

Namun, proses membersihkan material longsor belum tuntas dan dihentikan sementara lantaran cuaca yang tak mendukung.

Mereka khawatir, kondisi tebing yang labil memicu longsor susulan.

Rencananya, untuk mempercepat proses pembersihan material longsor, petugas bakal menggunakan kendaraan berat backhoe dan dump truk.

SEmentara, untuk mengamankan lokasi maka, Pemerintah Desa Gununglurah dan Pemerintah Desa Sambirata menutup sementara jalur tersebut. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved