Jumat, 8 Mei 2026

Berita Cilacap

Empat Desa di Cilacap Terendam Banjir akibat Tanggul Sungai Cikawung Jebol, 50 Warga Mengungsi

Empat desa di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, teredam banjir akibat tanggul Sungai Cikawung jebol, Kamis (18/11/2021).

Tayang:
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Dok BPBD Cilacap
Petugas BPBD Cilacap memeriksa perahu untuk melakukan evakuasi dari banjir yang terjadi di Desa Padangsari, Kecamatan Majenang, akibat meluapnya Sungai Cikawung, Rabu (18/11/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Empat desa di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, teredam banjir akibat tanggul Sungai Cikawung jebol, Kamis (18/11/2021).

Sejumlah warga sempat mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Keempat desa yang terdampak banjir, yaitu Desa Padangsari, Mulyasari, Mulyadadi, dan Pahonjean.

Banjir mengakibatkan rumah warga terendam banjir dengan ketinggian 30-50 centimeter. Banjir juga merendam area persawahan.

"Ada sebagian di Dusun Rejasari, Desa Mulyasari, itu yang mengungsi ke tempat ibadah," ujar Camat Majenang Iskandar Zulkarnaen.

Baca juga: Polisi Periksa 13 Saksi dan Ambil Sampel Fluida Sisa Kebakaran Kilang Pertamina Cilacap

Baca juga: Indah Kaget Lihat Air Sumur Menghitam, Terdampak Kebakaran Kilang Pertamina Cilacap

Baca juga: Eks Pekerja Migran Cilacap Dapat Pelatihan IT dari BPSDMP, Pemkab Siap Berkolaborasi

Baca juga: 41 Rumah di Dayeuhluhur Cilacap Rusak Akibat Tanah Gerak, Warga Terpaksa Mengungsi

Pada Kamis pagi, Iskandar mengatakan, ketinggian air mulai menurun.

"Ada penurunan, ketinggian air antara 30-40 centimeter. Tapi, itu di titik-titik tertentu. Kalau secara umum, sudah surut," imbuhnya.

Menurutnya, banjir terparah melanda Dusun Rejasari di Desa Mulyasari. Ada 70 rumah yang terendam banjir.

Namun, hingga Kamis pagi, ada 50 jiwa yang masih bertahan di tempat pengungsian di Balai Desa Mulyasari.

"Mudah-mudahan, yang mengungsi, sore nanti bisa kembali ke rumah sambil melihat situasi dan kondisi. Kalau cuaca mendukung, bisa pulang," imbuhnya.

Menurutnya, Pemkab Cilacap telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk memperbaiki tanggul Sungai Cikawung yang jebol.

Baca juga: Cegah Gelombang 3 Ledakan Covid, Dokter RSI Banjarnegara Minta Warga Tak Lengah Jaga 3M

Baca juga: Kasus Mafia Tanah Kembali Ramai, Begini Pandangan Guru Besar Fakultas Hukum Unsoed Purwokerto

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Kamis 18 November 2021: Rp 986.000 Per Gram

Dikatakannya, peristiwa jebolnya tanggul tersebut sudah berlangsung lama namun belum ada perbaikan.

"Mudah-mudahan, ada solusi sehingga menghadapi musim hujan ini, lebih aman kalau tanggul diperbaiki," katanya.

Potensi Banjir Susulan

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap, Gatot Arif Widodo, menambahkan, kondisi saat ini masih turun hujan dengan intensitas rendah.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved