Berita Cilacap
Eks Pekerja Migran Cilacap Dapat Pelatihan IT dari BPSDMP, Pemkab Siap Berkolaborasi
BPSDMP Komunikasi dan Informatika Yogyakarta menyelenggarakan Thematic Academy (TA) yaitu IT untuk eks pekerja migran di Cilacap, Senin (8/11/2021).
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP) Komunikasi dan Informatika Yogyakarta menyelenggarakan Thematic Academy (TA) yaitu IT untuk eks pekerja migran di Cilacap, Senin (8/11/2021).
Kegiatan ini sebagai bagian dari Digital Talent Scholarship (DTS) Kementerian Kominfo untuk peningkatan program pelatihan pengembangan SDM multi sektor.
Acara yang berlangsung di Fave Hotel Cilacap itu dibuka Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji.
Turut hadir, Kepala Balai Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Yogyakarta Zulkurnaen, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Cilacap M Wijaya, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Dikdik Nugraha.
sementara, Kepala Badan Litbang SDM Hary Budiarto, mengikuti acara secara virtual.
Baca juga: 41 Rumah di Dayeuhluhur Cilacap Rusak Akibat Tanah Gerak, Warga Terpaksa Mengungsi
Baca juga: Selamat! Pemural Asal Cilacap Juara 3 Bhayangkara Mural Festival di Mabes Polri
Baca juga: Banjir Rendam Rumah 360 KK di Cilacap, Warga di 131 Desa Diminta Waspada Banjir dan Longsor
Baca juga: Pemkab Cilacap Serahkan Ambulans Covid ke Puskesmas, Sekda: Boleh Bawa Pasien Non-Covid, Fleksibel
Dalam laporannya, Zulkurnaen mengatakan, TA diikuti 60 orang yang terdiri dari klaster eks pekerja migran Indonesia, pelaku dan UMKM, serta perintis usaha pemanfaat digital.
Kegiatan tersebut berlangsung empat hari, 8-11 November 2021.
Menurutnya, TA bertujuan melatih dan menyiapkan pengusaha tangguh yang memanfaatkan platform digital.
"Untuk melatih peserta dalam mengembangkan proses bisnisnya melalui digitalisasi kelembagaan dan manajemen keuangan, pemasaran, serta inovasi produk secara digital."
"Selain itu, juga menyiapkan pengusaha tangguh yang memanfaatkan platform digital dan turut membantu meminimalkan pengangguran terbuka," kata Zulkarnaen dalam rilis yang diterima, Selasa (9/11/2021).
Dia menambahkan, Cilacap dipilih sebagai tempat pelatihan lantaran wilayah ini memiliki banyak buruh migran.
Dari data statistik, jumlah pekerja migran Cilacap merupakan yang terbanyak di Indonesia.
"Program DTS juga menyasar seluruh wilayah Indonesia, terutama daerah 3T (tertinggal, terjauh, terluar). Meskipun Cilacap tidak termasuk daerah 3T tetapi kita melihat potensi resources-nya," imbuh dia.
Baca juga: Konsultasikan 29 Raperda, Ini Wejangan yang Diterima DPRD Banyumas dari Kemenkumham Jateng
Baca juga: Warga Kandri Banjarnegara Terpaksa Turun Gunung Dapatkan Air Bersih setelah Longsor Rusak Mata Air
Baca juga: Lolos 10 Besar Liga 3 Jateng, Persip Pekalongan Berencana Tambah 4 Pemain
Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Selasa 9 November 2021: Rp 1.902.000 Per 2 Gram
Terkait kegiatan ini, Bupati Tatto mengapresiasi dan berharap, eks pekerja migran yang mengikuti pelatihan bisa mengaplikasikan dalam berusaha.
"Pemerintah berupaya agar eks pekerja migran ini, yang mempunyai pengalaman, untuk bisa dikolaborasikan dengan kebutuhan yang ada di Cilacap."
"Bagaimana mempersiapkan mereka menjadi seorang enterpreuneur digital," katanya.
Pada TA ini, materi yang diberikan yaitu Dasar Pengelolaan Keuangan, Aplikasi Pengelolaan Keuangan, Dasar-dasar Digital Marketing, Akses Modal, dan Digipreneur naik kelas dan go Global. (Tribunbanyumas/jti)