Breaking News:

Berita Cilacap

Empat Desa di Cilacap Terendam Banjir akibat Tanggul Sungai Cikawung Jebol, 50 Warga Mengungsi

Empat desa di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, teredam banjir akibat tanggul Sungai Cikawung jebol, Kamis (18/11/2021).

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Dok BPBD Cilacap
Petugas BPBD Cilacap memeriksa perahu untuk melakukan evakuasi dari banjir yang terjadi di Desa Padangsari, Kecamatan Majenang, akibat meluapnya Sungai Cikawung, Rabu (18/11/2021). 

Menurutnya, Pemkab Cilacap telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk memperbaiki tanggul Sungai Cikawung yang jebol.

Baca juga: Cegah Gelombang 3 Ledakan Covid, Dokter RSI Banjarnegara Minta Warga Tak Lengah Jaga 3M

Baca juga: Kasus Mafia Tanah Kembali Ramai, Begini Pandangan Guru Besar Fakultas Hukum Unsoed Purwokerto

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Kamis 18 November 2021: Rp 986.000 Per Gram

Dikatakannya, peristiwa jebolnya tanggul tersebut sudah berlangsung lama namun belum ada perbaikan.

"Mudah-mudahan, ada solusi sehingga menghadapi musim hujan ini, lebih aman kalau tanggul diperbaiki," katanya.

Potensi Banjir Susulan

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap, Gatot Arif Widodo, menambahkan, kondisi saat ini masih turun hujan dengan intensitas rendah.

"Debit air Sungai Cikawung, saat ini, masih tinggi dan apabila sore dan malam hari ini hujan dengan intensitas tinggi, kemungkinan dapat terjadi banjir susulan."

"Perahu fibber dari BPBD masih standby di lokasi banjir di Dusun Rejasari, Desa mulyasari," katanya saat dihubungi.

Pihaknya pun telah menyiapkan tempat pengungsian dan dapur untuk untuk mengantisipasi banjir susulan. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved