Selasa, 21 April 2026

Banyumas

Bupati Sadewo: Saya Kepengin Semua Pejabat Loyal, Bisa Implementasikan Benak Saya

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono beri pesan tegas saat pelantikan pejabat Eselon II, Rabu (5/11). Ia menuntut loyalitas penuh pada visi misinya.

TRIBUN BANYUMAS/ PERMATA PUTRA SEJATI
PESAN LOYALITAS. Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono (tengah, berpeci), usai melantik Pejabat Eselon II di Graha Satria Purwokerto, Rabu (5/11/2025). Ia memberi pesan tegas agar pejabat baru loyal dan 'sejalan' dengan visi misi serta pemikirannya untuk Banyumas. 
Ringkasan Berita:Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono melantik pejabat Eselon II, Rabu (5/11).
 
Pesan utama yang ditekankan Bupati adalah loyalitas penuh pada visi misi kepala daerah.
 
Bupati ingin pejabatnya bisa mengimplementasikan apa yang ada di 'benak' atau pikirannya.
 
Ia memberi contoh, program mencari investor akan susah jika kepala dinas tidak 'sejalan'.
 
Pesan ini menjadi peringatan bagi pejabat baru untuk bekerja satu komando.

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Ada pesan yang sangat kuat ditekankan oleh Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, saat memimpin Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Eselon II di Graha Satria Purwokerto, Rabu (5/11/2025).

Pesan itu adalah loyalitas tanpa kompromi.

Bupati Sadewo tidak berbasa-basi.

Baca juga: Bupati Banyumas Sadewo Godok Aturan Izin Dinas Luar Kota Wajib Lewat Bupati

Ia menuntut semua pejabat yang berada di bawahnya untuk loyal total, tidak hanya secara lisan, tetapi juga dalam tindakan, agar sejalan dengan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati.

"Saya kepengin semua yang ada di bawah saya loyalitas, loyal kepada visi-misi Bupati dan Wakil Bupati," tegas Sadewo usai pelantikan.

Tak Sejalan, Susah

Bagi Sadewo, loyalitas adalah kunci agar mesin birokrasi bisa berjalan menerjemahkan pemikirannya untuk membangun Banyumas.

"Apa yang ada di dalam benak saya untuk masyarakat Banyumas tentunya, harus bisa mengimplementasikan," lanjutnya.

Ia pun memberikan contoh nyata.

Menurutnya, program strategis seperti menggaet investor atau mencari celah anggaran di tengah situasi sulit, akan mandek jika kepala dinasnya tidak satu frekuensi atau 'sejalan' dengannya.

"Contoh. Bagaimana kita menggait investor. Lah kalau kepala dinasnya nggak sejalan dengan otak saya kan susah," kata Sadewo.

"Bagaimana kita mencari anggaran dalam situasi yang kurang baik. Kalau tidak sejalan dengan otak saya kan susah," pungkasnya.

Pesan ini menjadi peringatan keras bagi para pejabat yang baru dilantik untuk bekerja sesuai arahan pimpinan.

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved