Breaking News:

UMK Jateng 2022

Lebih Rendah Dibanding Tahun Sebelumnya, UMK Kota Tegal 2022 Diusulkan Menjadi Rp 2 Juta

Wali Kota Tegal Dedy Yon menilai, dengan nominal Rp 2 juta tersebut, sudah bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari para buruh. 

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Pemkot Tegal telah memutuskan besaran Upah Minimum Kabupaten/ Kota (UMK) Kota Tegal pada 2022 yang akan diusulkan ke Pemprov Jateng

Besaran UMK diusulkan naik 0,87 persen atau bertambah Rp 17.250.

Dari UMK pada 2021 sebesar Rp 1.982.750, diusulkan naik menjadi Rp 2.000.000.

Baca juga: 15 Kapal Terbakar saat Antre Perbaikan di Galangan Kota Tegal, Petugas Pemadam Sulit Capai Lokasi

Baca juga: Api Belum Padam, Kerugian Akibat Kebakaran Kapal di Kota Tegal Ditaksir Capai Rp 45 Miliar

Baca juga: Jadi Korban Pinjol Ilegal? Hubungi Nomor Telepon Ini, Langsung Terhubung dengan Polres Tegal Kota

Baca juga: Gunakan Pacul, Pemuda di Kemantran Tegal Bacok Ibu dan Kakak yang Tengah Tidur. Sang Ibu Tewas

Usulan kenaikan UMK tersebut jauh lebih rendah dibandingkan tahun lalu yang mengalami kenaikan 3 persen atau bertambah Rp 57.750.

Keputusan tersebut ditetapkan dalam Sidang Pleno Dewan Pengupahan Kota Tegal di Hotel Riez Palace Tegal, Kamis (18/11/2021).

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono mengatakan, keputusan tersebut merupakan hasil rapat sidang pleno dengan Dewan Pengupahan Kota Tegal

Hasil musyawarah UMK Kota Tegal naik 0,87 persen atau bertambah Rp 17.250. 

"Kami menghasilkan musyawarah dan diputuskan bahwa UMK Kota Tegal yang tadinya Rp 1.982.750 menjadi Rp 2 juta."

"Ada kenaikan Rp 17.250," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (18/11/2021). 

Dedy Yon menjelaskan, kenaikan tahun ini memang selisihnya lebih kecil dibandingkan tahun lalu. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved