Breaking News:

Teror Virus Corona

Seorang Pengunjung Simpang Lima Semarang Positif Covid, Satpol PP: Ada Lima, Kami Tutup Sementara

Satu orang yang berkunjung ke Kawasan Simpang Lima Semarang dinyatakan terpapar Covid-19.

Penulis: budi susanto | Editor: rika irawati
DOKUMENTASI TRIBUN JATENG
ILUSTRASI - Suasana pagi hari di Kawasan Simpang Lima Semarang, Sabtu (28/3/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Satu orang yang berkunjung ke Kawasan Simpang Lima Semarang dinyatakan terpapar Covid-19.

Hal ini diketahui setelah petugas medis melakukan swab antigen di Kawasan Simpang Lima, Minggu (13/6/2021) dini hari.

Tes usap yang dilakukan di Kawasan Simpang Lima Semarang itu merupakan bagian dari operasi yustisi yang digelar Satpol PP Kota Semarang bersama TNI Polri.

Kasatpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan, warga yang kedapatan positif Covid-19 hasil tes antigen di Simpang Lima itu merupakan warga Kabupaten Semarang.

"Ada satu yang positif tapi tim medis langsung menyarankan untuk menjalani isolasi mandiri. Tim kesehatan juga sudah berkoordinasi dengan puskesmas. Asal warga, Ungaran. Hal itu karena tempat isolasi di Kota Semarang penuh," katanya.

Baca juga: Pedagang di Pasar Karangayu Semarang Resah, Pajak Sembako Menurunkan Daya Beli Warga

Baca juga: 281 Orang Terjaring Razia Preman di Kota Semarang, Mulai Juru Parkir Liar hingga Anak Jalanan

Baca juga: Cerita Tukang Jagal di Kampung Bustaman Semarang, Kini Tinggal Hitungan Jari Telunjuk

Baca juga: Ini Keistimewaan Tol Semarang-Demak Menurut Presiden Jokowi

Dijelaskan Fajar, Kawasan Simpang Lima jadi satu di antara tempat sasaran operasi yustisi untuk menekan penularan Covid-19.

"Selain di sini, ada tiga tempat yang dilakukan tes usap dalam operasi yustisi. Baik tempat karaoke dan pijat. Dua lokasi lain di caffe yang ada di Kota Lama Semarang," ucapnya.

Fajar menuturkan, dalam operasi yustisi tersebut, petugas mengambil sampel pengunjung untuk menjalin swab tes antigen.

"Total ada 29 orang yang menjalani swab antigen dan satu orang yang berkunjung ke Simpang Lima dinyatakan positif oleh tim medis," imbuhnya.

Ia menegaskan, jika ditemukan lebih dari satu, Kawasan Simpang Lima akan ditutup sementara.

"Kalau ada lima yang positif, kawasan ini akan ditutup, baik lapangan sampai tempat kulinernya," tambahnya. (*)

Baca juga: Virus Covid-19 Varian India Merebak di Kudus, Gubernur Ganjar: Lansia dan Anak-anak di Rumah Saja

Baca juga: Kupat Bongkok, Menu Sarapan Khas Tegal: Ada Tekstur Kenyal dan Rasa Pedas Manis

Baca juga: Bertambah 29 Kasus dalam Satu Hari, Kabupaten Semarang Kini Berstatus Zona Merah Penularan Covid-19

Baca juga: Hilang Kendali, Truk Trailer Tabrak Tempat Cucian dan 2 Mobil di Jalan Pantura Kendal

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved