Breaking News:

Teror Virus Corona

Bertambah 29 Kasus dalam Satu Hari, Kabupaten Semarang Kini Berstatus Zona Merah Penularan Covid-19

Penularan kasus virus Covid-19 di Kabupaten Semarang melonjak sehingga kabupaten ini masuk kategori zona merah.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: rika irawati
Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi virus Covid-19. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Penularan kasus virus Covid-19 di Kabupaten Semarang melonjak sehingga kabupaten ini masuk kategori zona merah.

Data per Minggu (13/6/2021), terjadi penambahan sebanyak 29 kasus hingga jumlah kasus akumulatif sejak Covid-19 masuk Kabupaten Semarang, mencapai 12.202 kasus.

Humas Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Semarang Alexander Gunawan mengatakan, lonjakan kasus harian yang cukup signifikan terus berlangsung dalam beberapa hari terakhir.

"Kabupaten Semarang, kini berstatus zona merah risiko penularan Covid-19," terang Alexander saat dihubungi, Minggu.

Baca juga: Kabupaten Semarang Risiko Zona Merah Covid-19, Kegiatan Berpotensi Kerumunan Bakal Dibubarkan

Baca juga: Teror Lempar Batu Hantui Pengendara di Kabupaten Semarang, Kaca Depan Tiga Mobil Pecah dalam Semalam

Baca juga: Hormati Instruksi Bupati Semarang, Agenda Kedewanan Dijadwal Ulang, Peserta Rapat Juga Dibatasi

Baca juga: Sudah Ada 195 Pelanggar Terekam Sistem ETLE di Kabupaten Semarang, Mayoritas Tidak Gunakan Helm

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang maupun Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 setempat belum mengambil kebijakan yang lebih khusus terkait peningkatan status tersebut.

Ia menambahkan, pembatasan kegiatan masyarakat sebagai upaya menekan dan mengendalikan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Semarang masih mendasarkan pada Istruksi Bupati Semarang Nomor 14 Tahun 2021.

"Kami hanya meningkatkan kegiatan dalam rangka mengedukasi dan mendorong kesadaran warga untuk tetap mengedepankan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan," katanya.

Sementara itu, berdasarkan data perkembangan Covid-19 di Kabupaten Semarang, sebanyak 146 orang dirawat di rumah sakit.

Kemudian, sebanyak 720 lainnya menjalani isolasi mandiri (isoman). (*)

Baca juga: Hilang Kendali, Truk Trailer Tabrak Tempat Cucian dan 2 Mobil di Jalan Pantura Kendal

Baca juga: Dua Kali Bertemu Iran di Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2022, Kamboja Dihajar 24 Gol

Baca juga: KABAR DUKA, Penyair dan Guru Besar FIB UI Toeti Heraty Tutup Usia

Baca juga: Kuota Haji 2021 Dibuka untuk 60 Ribu Orang, Hanya bagi Warga Arab Saudi

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved