Breaking News:

Penanganan Corona

Kabupaten Semarang Risiko Zona Merah Covid-19, Kegiatan Berpotensi Kerumunan Bakal Dibubarkan

Ancaman pembubaran kegiatan yang berpotensi menjadi kerumunan mengantisipasi lonjakan kasus dan risiko zona merah penyebaran Covid-19.

TRIBUN BANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Kapolres Semarang, AKBP Ari Wibowo beri keterangan kepada awak media di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Senin (7/6/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Pemkab Semarang secara resmi mengeluarkan Instruksi Bupati Semarang Nomor 14 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM Berbasis Mikro di Kabupaten Semarang, Selasa (8/6/2021).

Dalam instruksi tersebut satu di antaranya mengatur kegiatan yang memiliki potensi memicu kerumunan akan dibubarkan polisi.

Kapolres Semarang, AKBP Ari Wibowo mengatakan, ancaman pembubaran kegiatan yang berpotensi menjadi kerumunan mengantisipasi lonjakan kasus dan risiko zona merah penyebaran Covid-19.

Baca juga: Duh Malunya, Bocah Kalipancur Semarang Ini Bikin Warga Tertawa, Vino Sebut Petugas PLN Adalah Polwan

Baca juga: Sudah Ada 195 Pelanggar Terekam Sistem ETLE di Kabupaten Semarang, Mayoritas Tidak Gunakan Helm

Baca juga: Kasus Covid di Kota Semarang Naik dalam 2 Pekan, Dampak Halalbihalal dan Piknik Tipis-tipis Lebaran

Baca juga: Ingin Keliling Kota Naik Motor, Dua Siswa SD di Kota Semarang Curi Motor Karyawan Barbershop

"TNI dan Polri akan bersama-sama mendukung instruksi Bupati Semarang menekan laju kasus corona."

"Tapi ini ke depan kami akan lebih ekstra dan apabila sudah diberitahu warga yang gelar acara, satu dua kali tidak diindahkan akan kami bubarkan," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (8/6/2021).

Menurut AKBP Wibowo, penegakan ekstra itu adalah jalan terakhir bagi pelanggar protokol kesehatan.

Petugas, lanjutnya, akan tetap mengedepankan pencegahan harapannya tumbuh kesadaran masyarakat terkait pentingnya menerapkan prokes.

Dia menambahkan, beberapa Polsek juga diminta tidak ragu mengambil tindakan tegas serta meningkatkan operasi yustisi yang mengedepankan edukasi dan penegakan hukum.

"Ini agar ada efek jera bagi masyarakat yang kurang mematuhi protokol kesehatan."

"Tapi tolong jika anggota mendapat informasi tetap datangi terlebih dahulu, lakukan pencegahan."

Halaman
123
Penulis: M Nafiul Haris
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved