Breaking News:

Haji 2021

Kuota Haji 2021 Dibuka untuk 60 Ribu Orang, Hanya bagi Warga Arab Saudi

Arab Saudi akhirnya memberi pernyataan resmi terkait pelaksanaan ibadah Haji 2021 di tengah pandemi Covid-19.

Editor: rika irawati
AP/STR
Ratusan jemaah Muslim mengelilingi Kabah, bangunan berbentuk kubus di Masjid Al Haram, sembari menerapkan jaga jarak sosial untuk melindungi diri dari virus corona, di kota suci Muslim di Mekkah, Arab Saudi, Rabu, 29 Juli, 2020. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, RIYADH - Arab Saudi akhirnya memberi pernyataan resmi terkait pelaksanaan ibadah Haji 2021 di tengah pandemi Covid-19.

Tahun ini, mereka hanya membuka kesempatan bagi 60 ribu warga dan penduduknya untuk dapat mengambil bagian dalam ziarah tahunan ke Mekah dan Madinah.

Hal ini dilaprkan Saudi Press Agency (SPA), Sabtu (12/6/2021).

Angka tersebut lebih tinggi dari tahun lalu, ketika hampir 1.000 orang diizinkan pergi.

Tetapi, jumlah tahun ini jelas masih jauh lebih sedikit dari kondisi normal, ketika dua juta lebih orang biasanya mengunjungi tempat-tempat suci Islam untuk haji tiap tahunnya.

"Keputusan (dibuat) untuk menjamin keselamatan haji di tengah ketidakpastian atas virus corona," ujar Menteri kesehatan kerajaan Arab Saudi, Tawfiq al Rabiah, melansir Sky News.

Baca juga: Alasan Kesehatan, Pemerintah Batalkan Pemberangkatan Jemaah Haji 2021

Baca juga: Ini Alasan Pemerintah Kembali Batalkan Keberangkatan Jemaah Haji: 2021 Masih Situasi Pandemi

Baca juga: Cerita Penantian Panjang Warga Margadana Tegal Berangkat Haji, Tahun Ini Kembali Gagal Berangkat

Baca juga: Pemerintah Arab Saudi Belum Umumkan Pelaksanaan Haji, Mutasi Virus dan Kelangkaan Vaksin Jadi Alasan

Dia menambahkan, terlepas dari ketersediaan vaksin, ada ketidakpastian mengenai virus dan beberapa negara masih mencatat jumlah yang tinggi Kasus Covid-19.

"Tantangan lain adalah varian virus yang berbeda sehingga muncul keputusan untuk membatasi haji," ujarnya.

Hanya orang berusia antara 18 dan 65 tahun, yang telah menerima vaksin Covid-19, dan bebas dari penyakit kronis, penyakit, bisa ikut ibadah haji 2021 pada pertengahan Juli tahun ini.

Rabiah mengatakan, hanya mereka yang telah menerima vaksin Covid-19 dari Pfizer, Astrazeneca, Moderna, dan Johnson & Johnson yang dapat mengikuti ibadah haji 2021.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved