Breaking News:

Haji 2021

Pemerintah Arab Saudi Belum Umumkan Pelaksanaan Haji, Mutasi Virus dan Kelangkaan Vaksin Jadi Alasan

Pemerintah Arab Saudi belum mengumumkan terkait teknis pelaksanaan ibadah haji lantaran beberapa pertimbangan.

AFP
Ratusan jemaah mengelilingi Kabah di Masjid al-Haram, dengan tetap menjaga jarak untuk melindungi diri mereka dari virus corona jelang ziarah haji di kota suci Muslim Mekah, Arab Saudi, Rabu, 29 Juli 2020. (AFP Photo) 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali mengatakan, hingga Minggu (6/6/2021), Pemerintah Arab Saudi belum mengumumkan informasi resmi terkait pelaksanaan ibadah haji.

Informasi terkait teknis pelaksanaan ibadah haji tersebut belum disampaikan lantaran beberapa pertimbangan.

Menurut Endang, berdasarkan penjelasan yang disampaikan Plt Menteri Media/Penerangan Saudi Mr Majid bin Abdullah Al-Qashabi, mutasi virus Covid-19 dan kelangkaan vaksin menjadi satu di antara alasannya.

"Mutasi virus covid-19, kelangkaan vaksin, dan perkembangan wabah Covid-19 menjadi alasan Saudi belum mengumumkan mekanisme penyelenggaraan haji tahun ini," ujar Endang lewat laman resmi Kemenag, Minggu (6/6/2021).

Baca juga: Alasan Kesehatan, Pemerintah Batalkan Pemberangkatan Jemaah Haji 2021

Baca juga: Ini Alasan Pemerintah Kembali Batalkan Keberangkatan Jemaah Haji: 2021 Masih Situasi Pandemi

Baca juga: Dana yang Sudah Disetorkan Bisa Diambil Lagi, Pasca Pembatalan Lagi Keberangkatan Jemaah Haji

Baca juga: Cerita Penantian Panjang Warga Margadana Tegal Berangkat Haji, Tahun Ini Kembali Gagal Berangkat

Endang mengatakan, selama ini, Plt Menteri Media memang secara berkala memberikan penjelasan melalui konferensi pers terkait perkembangan Covid-19.

Namun, penjelasan soal haji belum diumumkan hingga hari Minggu.

"Dan, penjelasan tentang alasan belum diumumkannya teknis operasional haji disampaikan dalam konferensi pers hari ini," tutur Endang.

Endang mengatakan, penjelasan Saudi ini mengonfirmasi pernyataan Menag Yaqut Cholil Qoumas dalam jumpa pers pada 3 Juni 2021, bahwa sampai saat ini, belum ada informasi resmi apapun dari Saudi terkait operasional haji.

"Indonesia sudah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jemaah tahun ini. Keputusan itu diambil setelah proses persiapan dan diplomasi panjang. Faktanya, pandemi global masih belum terkendali dan Saudi juga tak kunjung beri informasi," ujar Endang.

Baca juga: 69 Warga Kudus Mulai Jalani Isolasi di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Jalani PCR setelah 7 Hari

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Senin 7 Juni 2021: Rp 1.003.000 Per Gram

Baca juga: Cuaca Purbalingga Hari Ini, Senin 7 Juni 2021: Diperkirakan Cerah Siang Hari dan Mendung Malam Hari

Baca juga: Cuaca Purwokerto Hari Ini, Senin 7 Juni 2021: Cerah Berawan Sepanjang Hari

Seperti diketahui, pemerintah memutuskan tidak memberangkatkan jemaah haji Indonesia 1442 H/2021 M.

Di tengah pandemi Corona Virus Disease-19 (Covid-19) yang melanda dunia, pemerintah menilai, kesehatan dan keselamatan jiwa jemaah lebih utama dan harus dikedepankan.

"Karena masih pandemi dan demi keselamatan jemaah, Pemerintah memutuskan bahwa tahun ini tidak memberangkatkan kembali jemaah haji Indonesia," ujar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam konferensi pers, Kamis pekan lalu. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul KJRI Jeddah Ungkap Alasan Arab Saudi Belum Umumkan Keputusan Soal Haji.

Editor: rika irawati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved