Ojek Online Banyumas

AKSI BERSIH-BERSIH Ojol Banyumas Punguti Sampah Sisa Rusuh: Mahasiswa Sudah Mewakili, Kami Jaga Kota

Sehari setelah demo ricuh di Purwokerto, puluhan driver ojol gelar aksi bersih-bersih di Alun-alun.

DOKUMENTASI PRIBADI WARGA
OJOL BERSIHKAN KOTA, Sejumlah pengemudi dari komunitas Ojek Online Banyumas melakukan Aksi Bersih-bersih di Alun-alun Purwokerto, Minggu (31/8/2025). Aksi spontan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian untuk membersihkan sisa puing dan sampah pasca-kerusuhan yang terjadi sehari sebelumnya. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Pemandangan kontras terlihat di Alun-alun Purwokerto pada Minggu (31/8/2025) pagi.

Sehari setelah area tersebut porak-poranda akibat kerusuhan, puluhan pengemudi ojek online (Ojek Online Banyumas) justru turun ke jalan dengan sapu dan kantong sampah, menggelar Aksi Bersih-bersih sisa puing demo.

Bukan karena diminta atau disuruh, aksi yang diinisiasi oleh Komunitas Ojek Online Cinta Kamtibmas (Kocak) dan Koalisi Online Bersatu (KOB) ini lahir dari kepedulian untuk melihat kota mereka kembali bersih dan tertib.

Baca juga: APES Tukang Sol Sepatu Korban Rusuh Purwokerto: Alat Kerja & Sepatu Pelanggan Raib Dijarah Massa

Inisiatif Jaga Kebersihan Kota 

Ketua Kocak, Fu’ad Al-Furqon, mengatakan aksi ini lahir secara spontan setelah melihat kondisi Alun-alun yang semrawut pasca-demo pada Sabtu malam.

"Semalam kondisinya kan sedikit semrawut, banyak batu-batu, sampah. Akhirnya tadi kami dari Kocak dan KOB bareng-bareng ke sana untuk ikut bersih-bersih," kata Fu’ad kepada Tribunbanyumas.com.

Menurutnya, ini adalah pesan moral bahwa menjaga kebersihan dan ketertiban kota adalah tanggung jawab bersama.

Baca juga: Alun-alun Purwokerto Banyumas Rusak Pascademo, Pemulihan Diperkirakan Butuh Waktu 2 Bulan

Apresiasi Mahasiswa, Tolak Anarkisme 

Fu’ad menegaskan, komunitas ojol di Banyumas mengapresiasi aksi solidaritas yang dilakukan oleh para mahasiswa untuk menyuarakan keadilan bagi rekan mereka, Affan Kurniawan, yang tewas di Jakarta.

"Kami terima kasih. Aspirasi dari mahasiswa sudah bisa mewakili rekan dan teman-teman almarhum," ujar Fu’ad.

Meski demikian, ia sangat menyayangkan adanya kericuhan yang menodai aksi tersebut.

Ia memastikan komunitas ojol di Purwokerto tidak terlibat dalam tindakan anarkis.

'Kami Bantu Halau Perusuh' 

Lebih dari sekadar tidak terlibat, Fu'ad mengungkapkan bahwa para pengemudi ojol di lokasi justru sempat berusaha mencegah eskalasi kerusuhan.

"Semalam kami juga sempat menghalau beberapa orang. Kami tidak tahu siapa, tapi karena indikasinya ingin buat rusuh, ya kami bantu menghalau," terangnya.

Ia menambahkan, jika ada ojol yang berada di sekitar lokasi demo, mereka hanya sebatas mengamati dan mendokumentasikan untuk memastikan tidak ada provokasi lebih jauh.

Sembari membersihkan kota, Fu'ad dan rekan-rekannya tetap berharap agar tuntutan utama mereka didengar.

"Semoga almarhum dan keluarga bisa dapat keadilan. Karena ini teman kita juga," pungkasnya. (jti)

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved