Berita Kriminal

Empat Pemuda di Kediri Tewas setelah Pesta Miras, Polisi Kesulitan Kumpulkan Keterangan dari Warga

Empat pemuda tewas di Desa Benowo Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, setelah menggelar pesta minuman keras di malam Tahun Baru.

Editor: rika irawati
Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi mayat 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEDIRI - Empat pemuda tewas di Desa Benowo Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, setelah menggelar pesta minuman keras di malam Tahun Baru.

Kapolsek Kepung Iptu Rony Roby mengatakan, sebelumnya tidak ada laporan dari keluarga kepada pihaknya.

"Kami baru dapat informasi dari masyarakat pada hari Minggu kemarin. Kami langsung datang ke lokasi, kebetulan di sana kami sangat sulit mencari informasi karena warga juga tak banyak yang mau cerita," ungkapnya di Mapolsek Kepung, Senin (4/1/2021).

Baca juga: Hasil Operasi Cipta Kondisi Polres Purbalingga, Miras Berbagai Merek dalam 3.629 Botol Dimusnahkan

Baca juga: Ini Hasil Operasi Lilin Candi Polres Semarang: Sita 2.635 Miras Ilegal Berbagai Merek

Baca juga: Sondi Ditemukan Sudah Terbujur Kaku di Kandang Ayam, Pesta Miras Berujung Maut di Maluku

Baca juga: Tidak Ada Uang Tetapi Ingin Pesta Miras, Komplotan Remaja Ini Rampas Ponsel Pelajar

Akan tetapi, menurut Iptu Rony, diyakini kejadian pesta minuman keras ini adalah saat malam pergantian tahun baru, Kamis (31/12/2020).

"Hingga akhirnya kami dapat informasi ada yang minum-minuman keras di area Pos Kampling Desa Besowo, Dusun Besowo Timur, dekat rumah salah satu orang yang melakukan pesta di rumah itu dan akhirnya meninggal dunia juga," jelasnya dikutip dari Tribunjatim.com.

Informasi yang diterima Polsek Kepung, pemuda dengan inisial D bertindak sebagai pembeli minuman keras oplosan.

"Total, yang melakukan pesta itu ada sembilan orang. Cuma, pemuda inisial D ini bagian membeli dan sendirian," terang Iptu Rony.

Masih kata Iptu Rony, kesembilan pemuda ini diduga melakukan pesta minuman keras 2 kali, tepatnya pada hari Kamis dan Jumat (1/1/2020).

"Setelah itu, pada Sabtu (2/1/2020) siang, ada satu pemuda berinisial E meninggal, lanjut malamnya pemuda berinisial D dan J yang dibawa ke rumah sakit tetapi meniggal dunia saat diperjalan," tutur Rony.

"Kemudian pada hari Minggu sekitar pukul 12-an, ada satu orang lagi meninggal dunia setelah mendapat perawatan di rumah sakit RSKK," imbuhnya.

Sehingga, jika ditotal, ada empat orang meninggal dunia dan lima dirawat di rumah sakit.

"Saat ini, yang dirawat di rumah sakit ada dua orang yang sudah bisa diajak berbicara, sedangkan tiga masih dalam perawatan intensif," ujar Kapolres Kepung.

Sementara itu, menurut Rony, para pemuda tersebut mendapat minuman keras tak jauh dari rumah mereka atau masih di desa tersebut.

Baca juga: Jaksa Tuntut Wasmad 4 Bulan Penjara dan Denda Rp 20 Juta terkait Konser Dangdut di Tengah Covid-19

Baca juga: Bupati Achmad Husein Siap Jadi Orang Pertama Terima Vaksin di Banyumas

Baca juga: KABAR DUKA, Mantan Personel Trio Macan Cacha Meninggal Dunia di RSUD Ungaran

Baca juga: Rampung Dibangun, Pengoperasian 2 Dermaga Wisata Sungai Serayu Banyumas Terkendala Pengadaan Kapal

"Pemilik warung berinisial K sempat kami interogasi di Polsek dan membenarkan bahwa malam tahun baru, ia menjual tiga botol minuman keras. Kemudian, minuman keras ini dikemas ke dalam botol aqua 1,5 liter dan dijual ke pemuda berinisial D," katanya.

Menurut keterangan pemilik warung penjual miras ini, pemuda inisial D ini kembali membeli minuman pada esok hari Jumat siang.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved