Berita Kriminal
Tidak Ada Uang Tetapi Ingin Pesta Miras, Komplotan Remaja Ini Rampas Ponsel Pelajar
Pelaku ini merampas ponsel untuk dijual, uang hasil rampasan itu digunakan pelaku untuk membeli miras di Serang Banten.
TRIBUNBANYUMAS.COM, SERANG - Komplotan begal yang kerap beraksi di Kabupaten Serang, Banten ditangkap seusai mencuri ponsel dan melukai seorang pelajar Muhammad Wahyu (15) di Jalan Raya Cikande-Rangkasbitung.
Kapolres Serang, AKBP Mariyono mengatakan, dari tiga pelaku, dua ditangkap, yakni GM (20) dan Nu (20).
Sedangkan otaknya, F (20) masih dalam pencarian orang (DPO).
Baca juga: Kasus Penyebaran Video Asusila Mirip Gisel, Polisi: Jika Sudah Lengkap Bakal Masuk Gelar Perkara
Baca juga: Antisipasi Banjir di Kota Tegal, Pemkot Siapkan Mobil Penyedot Air Kapasitas 8.000 Liter per Menit
Baca juga: Rentan Tertular Covid-19, Ratusan Ibu Hamil Jalani Tes Usap di Temanggung
Baca juga: Jam Malam Kabupaten Banyumas Diberlakukan Lagi, Kapolresta: Mulai Pukul 20.00
“Pelaku ini merampas ponsel untuk dijual, uang hasil rampasan itu digunakan pelaku untuk membeli miras,” kata AKBP Mariyono seperti dilansir dari Kompas.com, Rabu (11/11/2020).
AKBP Mariyono menuturkan, aksi pembegalan itu terjadi pada 4 November 2020 sekira pukul 00.30.
Saat itu, korban besama dengan temannya, Aji (14), hendak pulang dari warung menuju rumah.
Tiba-tiba datang tiga orang yang tidak dikenal menodongkan cerulit ke depan muka korban.
“Pelaku meminta uang kepada korban untuk membeli minuman keras (miras)."
"Namun korban mengaku tidak memiliki uang sama sekali,” ujar AKBP Mariyono.
Demi menghasilkan uang untuk membeli miras, pelaku pun langsung merampas dua ponsel milik Wahyu dan Aji.
Tak ingin ponsel kesayangannya dibawa kabur, keduanya pun berkelahi.
Pelaku Ferry yang sudah memegang celurit langsung menyabetkan senjata tajam tersebut ke arah Wahyu dan mengenai bagian kening, punggung, serta dada.
“Pas mau kabur, korban sempat menarik motor pelaku hingga ketiganya terjatuh dan meninggalkan motornya,” tuturnya.
Satu pelaku, GM mengaku aksi begalnya sudah direncanakan karena tak mempunyai uang untuk pesta miras.
“Sudah minum-minumnya, tapi kurang."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/begal-serang-banten.jpg)