Berita Kriminal

Kasus Penyebaran Video Asusila Mirip Gisel, Polisi: Jika Sudah Lengkap Bakal Masuk Gelar Perkara

Kombes Pol Yusri menjelaskan, jika nantinya kasus penyebaran video asusila Gisel Anastasia masuk ke penyidikan, akan memanggil orang-orang terkait.

Editor: deni setiawan
KOMPAS.com/RINDI NURIS VELAROSDELA
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, penyelidikan terkait kasus penyebaran video asusila yang menampilkan seorang wanita mirip dengan artis Gisella Anastasia telah memasuki gelar perkara.

Kombes Pol Yusri menyebut, mekanisme gelar perkara merupakan langkah pertimbangan polisi untuk menaikkan tahap penyelidikan menjadi penyidikan.

Baca juga: Genjot Wisatawan 2021, Dispar Kabupaten Semarang Tambah Anggaran Pendukung Hingga Rp 10 Miliar

Baca juga: Rentan Tertular Covid-19, Ratusan Ibu Hamil Jalani Tes Usap di Temanggung

Baca juga: Muhammad Irfan Bangga, Anak Didiknya di BJL Terbang Semarang Masuk Timnas U-19 Indonesia

Baca juga: Jam Malam Kabupaten Banyumas Diberlakukan Lagi, Kapolresta: Mulai Pukul 20.00

"Sekarang sudah dianggap lengkap penyelidikannya untuk bisa kami naikkan ke penyidikan melalui mekanisme gelar perkara."

"Mudah-mudahan hasil gelar perkara sudah ada untuk memutuskan apakah sudah bisa dinaikkan kasus ini ke penyidikan," ujar Kombes Pol Yusri seperti dilansir dari Kompas.com, Rabu (11/11/2020).

Kombes Pol Yusri menjelaskan, jika nantinya kasus penyebaran video asusila itu masuk ke penyidikan, polisi akan memanggil orang-orang terkait.

Khususnya pemilik akun yang menyebarkan video itu di media sosial.

"Yang dilaporkan ada lima akun, sudah kami profiling akun-akun tersebut," kata Kombes Pol Yusri.

Berdasarkan hasil penyelidikan, dari lima akun yang dilaporkan menyebar video asusila itu, sudah ada tiga akun yang ditutup. 

Namun, penutupan itu tak menghalangi polisi melakukan penyelidikan.

"Mudah-mudahan secepatnya bisa kami ketahui siapa pemilik akunnya."

"Ini kami tegaskan (akun) yang ditutup itu jejaknya tidak hilang," ujar Kombes Pol Yusri.

Kombes Pol Yusri menegaskan, pelaku penyebar video bisa dijerat dua pasal berlapis.

Pertama yaitu Pasal 27 ayat 1 juncto Pasal 45 Pasal 19/2019 tentang UU ITE.

Lalu kedua Pasal 8 juncto Pasal 34 UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. (*)

Artikel ini telah tayang sebelumnya di Kompas.com berjudul Polisi: Kasus Penyebaran Video Syur Mirip Gisel Masuk Tahap Gelar Perkara

Baca juga: Dua Hari Tidak Keluar Rumah, Pria Paruh Baya di Kota Tegal Ini Ditemukan Meninggal

Baca juga: Antisipasi Banjir di Kota Tegal, Pemkot Siapkan Mobil Penyedot Air Kapasitas 8.000 Liter per Menit

Baca juga: Identitas Terungkap, Mayat Perempuan Ditemukan Tersangkut Bebatuan di Sungai Klawing Purbalingga

Baca juga: Biro Perjalanan Eks Karesidenan Pekalongan Akhirnya Mulai Bisa Terima Pelanggan

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved