Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Genjot Wisatawan 2021, Dispar Kabupaten Semarang Tambah Anggaran Pendukung Hingga Rp 10 Miliar

Kepala Dispar Kabupaten Semarang, Dewi Pramuningsih mengatakan, menghadapi normal baru jajarannya mulai menyelenggarakan sejumlah acara.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
PEMKAB SEMARANG
ILUSTRASI - Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang mengecek objek wisata Candi Gedongsongo, Selasa (16/6/2020). Simulasi pembukaan dilakukan menggunakan protokol kesehatan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Memasuki masa new normal atau normal baru pasca pandemi virus corona (Covid-19) Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Semarang bakal menambah anggaran pendukung kegiatan hingga Rp 10 miliar.

Kepala Dispar Kabupaten Semarang, Dewi Pramuningsih mengatakan, menghadapi normal baru jajarannya mulai menyelenggarakan sejumlah acara.

Satu di antaranya adalah Virtual Festival Gedongsongo 2020.

Baca juga: Kabupaten Semarang Kini Miliki Si Cantik dan SPIDOL, Kaitannya Perizinan Investasi

Baca juga: Klaster Baru di Kabupaten Semarang, 13 Warga Getasan Positif Covid-19, Tertular Saat Rias Pengantin

Baca juga: Capai 40.219 Wisatawan Selama Musim Libur Panjang, Ini Objek Wisata Favorit di Kabupaten Semarang

Baca juga: 19 TPS Masuk Wilayah Blank Spot, Begini Tanggapan KPU Kabupaten Semarang

"Itu upaya untuk merangsang wisatawan agar datang ke destinasi wisata di Kabupaten Semarang."

"Kami juga ingin melihat praktik langsung acara pelengkap wisata lewat kegiatan tertentu dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (11/11/2020).

Menurut Dewi, pada 2021 Dispar Kabupaten Semarang akan menambah anggaran mencapai Rp 10 miliar untuk menggenjot jumlah kunjungan wisatawan serta berbagai kegiatan pendukung.

Ia menambahkan, biaya tersebut juga bakal diperuntukkan sebagai anggaran perbaikan sejumlah destinasi wisata yang kurang terawat lantaran sepi pengunjung selama pandemi Covid-19.

"Kami tahu target kunjungan saat ini baru tercapai di angka 58 persen dari total proyeksi 100 persen."

"Karena itu kami berupaya agar kunjungan tetap, kami mengambil beberapa kegiatan yang memicu kehadiran orang meski sangat dibatasi," katanya.

Dewi menjelaskan, sebagaimana dalam virtual Festival Gedongsongo ke depan setiap kegiatan promosi atau acara pendukung wisata akan selalu menggandeng UMKM.

Pihaknya mengungkapkan, kolaborasi kegiatan wisata sudah semesti melibatkan para pelaku UMKM, baik kerajinan, batik, cinderamata dan sebagainya.

"Pada event ini kami libatkan 75 UMKM."

"Kami siarkan live juga melalui channel YouTube Tribun Jateng."

"Pameran UMKM terhitung sampai 18 November 2020," ujarnya. (M Nafiul Haris)

Baca juga: Semua Sekolah di Temanggung Ditargetkan Sudah Gelar Simulasi KBM Tatap Muka pada Tengah November

Baca juga: BPBD Temanggung Pantau 195 Titik Rawan Longsor, Minta Warga Lapor Kejadian Lewat Aplikasi Sinotika

Baca juga: Tiap Siswa Dapat Dua Masker, SMPN 6 Temanggung Mulai Simulasi KBM Tatap Muka, Ini Respon Mereka

Baca juga: Kopi Robusta Asal Gesing Temanggung Rambah Pasar Global, Indriyatno: Prinsipnya Kami Jaga Kualitas

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved