Berita Purbalingga

17 KK di Wilayahnya Terancam Longsor, Pemerintah Desa Sirau Purbalingga Siapkan Lahan Relokasi

Pemdes Sirau menyediakan lahan relokasi bagi warga yang tinggal di kawasan berpotensi longsor di Dusun Pengungsen, Karangmoncol, Purbalingga.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Petugas gabungan melakukan mitigasi bencana longsor di Dusun Pengungsen, Kecamatan Karangmoncol, Purbalingga, Senin (9/11/2020). Enam rumah warga yang berpotensi terkena longsor telah dikosongkan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Pemerintah Desa (Pemdes) Sirau menyediakan lahan relokasi bagi warga yang tinggal di kawasan berpotensi longsor di Dusun Pengungsen, Kecamatan Karangmoncol, Purbalingga.

Saat ini, potensi longsor terlihat dari munculnya retakan tanah berbentuk tapal kuda yang menjalar di wilayah pemukiman RT 15 RW 5, yang dihuni 17 KK.

Longsor bisa sewaktu-waktu terjadi jika kawasan tersebut diguyur hujan terus menerus.

Di Dusun Pengungsen, pusat pergerakan tanah berada di areal pesawahan terasering yang berada di bawah pemukiman warga.

Baca juga: Retakan Bentuk Tapal Kuda Terlihat di Sirau Purbalingga, Warga Terancam Longsor Diminta Mengungsi

Baca juga: Jadi Sasaran Operasi Yustisi Protokol Kesehatan, Banyak Wisatawan Pantai di Kebumen Tak Pakai Masker

Baca juga: Sabet Penghargaan Eagle Scout Award 2020, Banyumas Diharapkan Jadi Lumbung Pramuka Garuda

Baca juga: Ayah di Blora Tega Cabuli Anak Tiri, Terungkap karena Korban Menangis saat Buang Air Kecil

Tanah mengalami retak dan ambles berpola tapal kuda hingga kedalaman sekitar 1,5 meter.

Selain retakan tanah, rumah warga juga berisiko terkena longsor tebing. Ini mengingat pemukiman Dusun Pengungsen berada di pegunungan yang memiliki kotur berupa tebing dan jurang.

Beberapa rumah warga sudah ditinggalkan penghuninya. Mereka ternyata sudah mengevakuasi diri ke tempat yang lebih aman.

Sekretaris Desa Sirau Dedi Purwanto mengatakan, selain mengimbau warga mengungsi ke tempat aman, terutama saat hujan deras, pemerintah desa telah menyiapkan lahan relokasi bagi mereka.

"Kami sudah menyediakan lahan untuk merelokasi warga di Dusun Pengungsen yang terancam longsor. Lokasinya ada di Dusun Paguyangan, kompleks kantor balai Desa Sirau," ucapnya, Senin (9/11/2020).

Tetapi pihaknya baru bisa memfasilitasi lahan untuk relokasi. Adapun biaya pembangunan rumah ditanggung masing masing warga terdampak.

Dia menjelaskan, terdapat enam rumah warga di Pengungsen yang sudah ditinggalkan karena rusak dan terancam longsor.

Para pemilik rumah tersebut sudah mengungsi ke rumah sanak saudara mereka yang dinilai aman.

"Ada yang sudah buat rumah lagi," jelasnya.

Baca juga: Selamat Jalan Daryono, Pesepakbola Asal Semarang yang Tak Berjodoh dengan PSIS

Baca juga: Di RAPBD 2021, Pemkab Purbalingga Tetap Sediakan Dana Antisipasi Covid-19

Baca juga: Sastrawan Banyumas Tetap Produktif di Tengah Wabah Covid-19, Terbaru Luncurkan 3 Buku Puisi

Baca juga: Cegah Kasus Covid-19 Terulang, Ponpes El Bayan Cilacap Beri Sekat Kaca saat Santri Bertemu Orangtua

Kepala Pelaksana Harian BPBD Purbalingga, Umar Fauzi mengaku segera berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten untuk penanganan kasus pergerakan tanah di Desa Sirau ini.

Selain itu, pihaknya juga akan bekomunikasi dengan Badan Geologi Pusat Mitigasi Bencana Unsoed Purwokerto untuk meninjau lokasi guna melakukan mitigasi bencana lebih lanjut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved