PSIS Semarang
Selamat Jalan Daryono, Pesepakbola Asal Semarang yang Tak Berjodoh dengan PSIS
Daryono meninggal setelah mendapat perwatan intensif sejak pertengahan Oktober lalu, di Rumah Sakit AL Dr Mintoharjo.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pesepakbola kelahiran Semarang yang berposisi sebagai penjaga gawang, Daryono, meninggal dunia, Senin (9/11/2020). Daryono dikabarkan meninggal akibat demak berdarah.
Rasa duka cita pun disampaikan manajemen PSIS Semarang atas kepergian eks penjaga gawang Persija Jakarta dan Perseru Badak Lampung FC tersebut.
Daryono meninggal setelah mendapat perwatan intensif sejak pertengahan Oktober lalu, di Rumah Sakit AL Dr Mintoharjo.
Informasi yang diterima Tribunbanyumas.com, Daryono dimakamkan pada Senin siang di TPU Kampung Kandang, Jakarta.
Baca juga: Di RAPBD 2021, Pemkab Purbalingga Tetap Sediakan Dana Antisipasi Covid-19
Baca juga: Sastrawan Banyumas Tetap Produktif di Tengah Wabah Covid-19, Terbaru Luncurkan 3 Buku Puisi
Baca juga: Demo Lagi di Gedung DPR Senayan, Buruh Tuntut Wakil Rakyat Cabut UU No 11 Tahun 2020 Cipta Kerja
Baca juga: Cegah Kasus Covid-19 Terulang, Ponpes El Bayan Cilacap Beri Sekat Kaca saat Santri Bertemu Orangtua
Pemain yang juga berstatus anggota TNI tersebut meninggalkan seorang istri dan satu anak yang baru berusia satu bulan.
"Ya, kabar meninggalnya Daryono terus terang membuat manajemen PSIS merasa kehilangan. Karena, beliau aset Kota Semarang. Terutama, di bidang olah raga, khususnya bola," kata General Manager PSIS, Wahyu "Liluk" Winarto, Senin.
Liluk mengakui, Daryono memang merupakan salah satu penjaga gawang terbaik yang di miliki Kota Semarang. Tak ayal, Daryono menjadi salah satu pemain yang selalu masuk dalam radar untuk digaet PSIS tiap musim.
Di sisi lain, Daryono dalam sebuah wawancara beberapa tahun silam mengungkap keinginan berkostum tim tanah kelahirannya, PSIS Semarang.
"Beliau salah satu kiper terbaik yang dipunyai kota semarang walaupun belum pernah membela PSIS Semarang," ujar Liluk.
Setelah lulus dari Diklat PPLP (Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar) Salatiga pada 2013 silam, Daryono bergabung bersama tim Persija Jakarta.
Baca juga: Retakan Bentuk Tapal Kuda Terlihat di Sirau Purbalingga, Warga Terancam Longsor Diminta Mengungsi
Baca juga: Pemkab Banyumas Batal Izinkan Bioskop Buka Lagi Mulai Pekan Ini, Berikut Alasannya
Baca juga: Truk Bermuatan Minuman Kaleng Terguling di Wonosobo, Saksi: Terdengar Suara Srek Hingga Gubrak Keras
Baca juga: Menangis dan Peluk Teman setelah Terpental Disambar Petir, Remaja di Purbalingga Ini Akhirnya Tewas
Pada waktu itu, kiper bertinggi 178 cm tersebut sudah diincar pelatih Persija, Iwan Setiawan. Ia mulai dipantau tim Macan Kemayoran di ajang Piala Soeratin 2010 saat memperkuat tim PSIS Semarang junior.
Pada musim 2019, Daryono berpisah dengan Persija Jakarta dan bergabung bersama ke tim Perseru Badak Lampung FC hingga musim 2020 ini. (*)