TOPIK
Penembakan di Rest Area Tol Tangerang
-
"Ketiga tersangka yakni Sertu AA, Sertu RH, dan Kelasi Kepala (KLK) BA, terbukti melakukan pembunuhan," kata Laksamana Muda Sasmita
-
Polisi masih mengembangkan kasus penggelapan mobil hingga berbuntut tewasnya bos rental bernama Ilyas Abdurrahman (48)
-
"Aduh saya merasa susah banget mencari keadilan di negara ini. Karena nggak sesuai dengan fakta yang sebenarnya terjadi...." kata Agam, anak korban.
-
Dari hasil penelusuran oleh Propam Polda Banten, ditemukan adanya pelanggaran terhadap ketidakprofesionalan Brigadir Deri Andriani dan satu anggota pi
-
peristiwa berdarah itu menewaskan seorang pemilik rental mobil bernama Ilyas Abdurrahman dan satu orang lain dari pihak rental mengalami luka-luka.
-
Abdul menegaskan, masyarakat membayar polisi agar bisa memberikan pelayanan dan perlindungan yang baik.
-
"Terkait kasus penembakan, Polresta Tangerang telah menetapkan saudara AS (Ajat Sudrajat) dan I sebagai tersangka,” kata Kasi Humas Polresta Tangerang
-
IA, bos rental mobil, bersama tim awalnya mengadukan ke polsek bahwa mobil rentalnya telah dibawa kabur.
Namun Polsek Cinangka menolak
-
Agam Muhammad (26), anak Ilyas, mengenang momen tersebut ketika ayahnya menghampirinya di ruang tamu.
-
Ajat Sudrajat diketahui menyewa mobil Honda Brio dari Ilyas selama tiga hari mulai Selasa (31/12/2024) hingga Kamis (2/1/2025).
-
Prajurit TNI yang diduga terlibat dalam kasus penembakan di Rest Area Tol Tangerang-Merak sudah ditangkap.
-
Kasi Humas Polresta Tangerang Ipda Purbawa mengatakan, timsus ini diketuai oleh Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Arief Nazaruddin Yusuf.
-
Pusat Polisi Militer (Pom) TNI tengah menyelidiki dugaan keterlibatan prajurit dalam penembakan terjadi di rest area Km 45 Tol Tangerang-Merak
-
“Pas kejadian itu, kami tidak melihat Ajat. Yang jelas, mobil itu sudah pindah tangan ke orang lain,” ujat Rizky Agam S
-
Saat pengejaran, korban sempat meminta bantuan Polsek Cinangka untuk pendampingan. Namun, menurut korban, permintaan tersebut ditolak.
-
"Dia bilang, 'siapa lo? Saya dari anggota TNI AU nih, awas (minggir) enggak lo!', sambil nodong senjata," kata Agam Muhammad Nasrudin, anak korban.