TOPIK
Berita Semarang
-
Berdasarkan data terbaru dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang, tercatat 44 SD yang tergenang air di beberapa kecamatan.
-
Lima mahasiswa Semarang divonis bersalah melakukan perusakan saat demo Hari Buruh atau May Day, 1 Mei 2025. Mereka divonis 2 bulan dan 16 hari.
-
Pemkot Semarang belum membahas UMK 2026 meski telah menyiapkan soal UMSK. Mereka beradalih menunggu aturan dari pemerintah pusat.
-
Dua warga Kota Semarang meninggal saat banjir melanda wilayah Semarang timur. Korban merupakan seorang bocah dan dewasa.
-
Banjir masih menggenangi Jalan Pantura Kaligawe Semarang. BPBD Kota Semarang menyiagakan truk serbaguna dan perahu karet untuk membantu evakuasi.
-
Sebanyak 15 korban rekayasa foto dan video porno di Semarang mulai menunjuk kuasa hukum. Mereka tak gentar menghadapi pelaku anak polisi.
-
Truk trailer tanpa muatan itu hendak melintas dari arah barat menuju ke timur atau dari Jalan Raden Patah ke Genuk.
-
Siswa, kata dia, menuntut kejelasan dan tanggung jawab ke sekolah. Dirinya menyebut pihak sekolah selalu menghindar
-
Hujan lebat disertai angin ribut melanda Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, tumbang. Atap tenda hajatan hingga petilasan Sunan Kalijaga ambruk.
-
CO-OWN+ tidak sekadar inovasi bisnis, melainkan langkah untuk memperluas akses kepemilikan.
-
Ketua RW 1 Perumahan Sinar Waluyo, mengaku pernah dikejar menggunakan motor sambil diancam dengan parang.
-
Pada keramaian tersebut, Wali Kota sempat berkeliling ke area tenant kuliner untuk membeli dan mencicipi beberapa jajanan favoritnya.
-
Upaya Robig Zaenudin, terpidana kasus polisi tembak pelajar di Semarang, mendapat potongan hukuman gagal. PT Jateng menolak permohonannya.
-
Seorang tukang potong rambut menculik anak setelah mengaku sebagai mahasiswa. Tujuannya, merekam korban dengan adegan asusila.
-
Dua mahasiswa Undip Semarang divonis bersalah menyekap polisi anggota intel Polda Jateng. Keduanya divonis 2 bulan 3 hari.
-
Seorang pejalan kaki, Tri Santoso (36), warga Jomblang RT 03 RW 02, Candisari, meninggal dunia di tempat setelah tertabrak motor Honda Scoopy
-
Pria tanpa identitas ditemukan terduduk di kursi taman tepi Jalan Pemuda dekat Mal Paragon Semarang, Senin pagi.
-
Gudeg Koyor Mbok Sireng masuk daftar kuliner favorit di pembukaan kembali Waroeng Semawis Semarang. Dalam 2,5 jam, masakan ludes.
-
Haji mabrur tidak berhenti di tanah suci. Ia harus terus dipelihara melalui amal saleh, kegiatan sosial, dan dakwah yang menebar manfaat
-
Ketua PGRI Kota Semarang menolak wacana guru jadi tester makanan MBG sebelum diberikan ke murid. Tak mau nyawa guru jadi taruhan.
-
Dua siswa SDN 01 Ungaran masih dirawat inap setelah diduga menjadi korban keracunan MBG. Mereka pun mengaku trauma dan menolak menerima MBG lagi.
-
Krisna Bramantyo Aji, ayah dari Azalea, siswa kelas 2 yang saat ini masih dirawat inap di rumah sakit, menyatakan kesiapannya menempuh jalur hukum
-
Menurut Ketua TPP Prof Joko Priyono didampingi Sekretaris Achmad Ris Ediyanto, hingga masa penutupan, hanya ada satu nama yang mengembalikan berkas
-
orang tua memiliki peran besar untuk memantau anak-anaknya agar terjerumus ke kreak Sebab, orang tua memiliki waktu lebih banyak dengan anaknya
-
Benar-benar habis semua. Ijazah saya pun ikut terbakar, surat-surat penting, ATM, televisi, semua tidak ada yang tersisa.
-
sejumlah kalangan menilai Pemerintah Kota Semarang melakukan pembiaran terhadap menjamurnya toko modern.
-
Kapolsek Brangsong Polres Kendal Ajun Komisaris Polisi (AKP) Nundarto mengakui perbuatannya menyatroni rumah janda berinisial Y
-
Petugas kebersihan Telkom Semarang ditemukan tewas di selokan tak jauh dari Mapolda Jateng. Terekam CCTV sempat parkir motor di depan masjid.
-
Jogrez menyusul dua tersangka lainnya yakni Bambang Raya Saputra (BRS) yang berstatus sebagai pemilik karaoke dan Mami Uthe, mucikari
-
Polisi sempat menahan 35 pendukung PSIS Semarang lantaran diduga melempari bus suporter Persita Tangerang. Kini dilepas meski kasus tetap berjalan.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved