Berita Solo

Pejabat di Rumah Sakit Swasta di Solo Lecehkan Anak Buah. 3 Bulan Dilaporkan Belum Jadi Tersangka

Mantan kepala laboratorium di sebuah rumah sakit swasta di Kota Solo dilaporkan melakukan pelecehan seksual kepada bawahannya.

Editor: rika irawati
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi pelecehan seksual. Mantan kepala laboratorium di sebuah rumah sakit swasta di Kota Solo dilaporkan melakukan pelecehan seksual kepada bawahannya. 

Korban kemudian menjalani serangkaian assessment dengan tenaga kesehatan jiwa, termasuk visum psikiatrum.

"Ditemukan klien benar-benar telah mengalamai trauma psikis akibat perbuatan yang dilakukan pelaku," ucap Yudi.

"Dengan berjalannya waktu penyidik memanggil saksi sebanyak 17 orang dipanggil," tambahnya.

Saksi yang dipanggil tersebut diduga merupakan korban dari aksi dugaan tindak pidana pelecehan seksual yang dilakukan pelaku.

"Lantas, setelah diadakan gelar, akhirnya ditingkatkan jadi penyidikan," ucap Yudi.

Kendati demikian, setelah berjalan lebih kurang 3 bulan, pihak kepolisian masih belum menetapkan tersangka dalam kasus itu.

"(Padahal) dari Undang-undang Nomor 12 Tahun 2022, cukup assessment dari dokter visum psikiatrum, keterangan korban, itu sudah bisa jadi alat bukti yang cukup untuk jadi penuntutan," terang Yudi. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Kasus Pelecehan Seksual di Rumah Sakit Swasta Solo : Karyawati Digerayangi Bos Selepas Salat.

Baca juga: Mantan Kekasih Mario Dandy Divonis 3,5 Tahun Penjara, Terlibat Penganiayaan Berencana David Ozora

Baca juga: Yuk, Beli Takjil sambil Melukis Karikatur di Lapangan Brobahan Banyumas. Dipandu Pelukis Joni Jonte

Sumber: Tribun Solo
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved