Berita Haji dan Umrah

Alhamdulillah, 65 Ribu Jemaah Lansia Calon Haji Indonesia Bisa Berangkat ke Tanah Suci Tahun Ini

Kementerian Agama memastikan, 65.000 jemaah calon haji berusia di atas 65 tahun atau jemaah lansia bisa berangkat haji ke Arab Saudi tahun ini.

Editor: rika irawati
AFP
Jemaah berkumpul di depan Kabah di Masjidil Haram saat menjalankan rangkaian ibadah haji di Mekah, Arab Saudi, 1 Juli 2022. Kementerian Agama (Kemenag) memastikan, 65 ribu jemaah haji lansia dapat berangkat tahun ini lantaran tak ada lagi aturan pembatasan usia. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) memastikan, 65.000 jemaah calon haji berusia di atas 65 tahun atau jemaah lansia bisa berangkat haji ke Arab Saudi tahun ini.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Hilman Latief mengatakan, di antara mereka adalah jemaah lansia yang gagal dan batal berangkat ke Tanah Suci akibat pembatasan usia saat pandemi Covid-19 meningkat.

"Dan, setidaknya, kita akan memberangkatkan jemaah dengan usia di atas 65 tahun itu sekitar 65.000 orang," kata Hilman dalam diskusi daring bertajuk "Penyesuaian Biaya Haji 2023" secara daring, Senin (27/2/2023).

Baca juga: Alhamdulillah, Calon Haji Lansia Bisa Berangkat Tahun Ini. Kuota Haji 2023 Indonesia: 221.000 Jemaah

Baca juga: Perjuangan Tukang Sol di Purwokerto Banyumas Naik Haji, Banting Tulang Kumpulkan Uang 15 Tahun

Hilman menuturkan, saat pandemi Covid-19, Arab Saudi sempat membatasi umur jemaah haji yang boleh berangkat di bawah 65 tahun.

Namun, di tahun 1444 H/2023 M, kebijakan ini dihapus.

"Tahun 2023 tidak ada batasan usia, artinya bahwa jemaah yang tertunda 2020 dan juga tertunda tahun 2022 karena ada batasan usia, insyaallah berkumpul di tahun 2023," tutur dia.

Karena banyaknya jemaah lansia yang berangkat haji di tahun 2023, pihaknya tengah memitigasi sejumlah hal yang terkait dengan penyelenggaraan haji untuk Indonesia.

Jemaah lansia ini perlu diperhatikan baik dari sisi kesehatan maupun sisi kesiapan.

Apalagi, pemerintah tidak mengeluarkan kebijakan baru yang mengharuskan adanya pendampingan bagi lansia.

"Karena kalau kita mengeluarkan kebijakan pendampingan lansia, kita akan menggeser lagi orang-orang yang sudah antre bertahun-tahun sebanyak 65.000 juga. Jadi ini yang kita siapkan," ucap Hilman.

Sebagai informasi, pemerintah kerajaan Arab Saudi sudah menetapkan kouta haji Indonesia tahun 2023 bertambah menjadi 221.000.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan kesepakatan penyelenggaraan ibadah haji 1444 H/2023 M antara Indonesia dan pemerintah kerajaan Arab Saudi, yang ditandatangani oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F Al Rabiah di Jeddah.

Kuota itu terdiri atas 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus.

Baca juga: Biaya Perjalanan Haji Diputuskan Rp49,8 Juta, Jemaah Lunas Tunda Tahun 2020 Tak Perlu Bayar Tambahan

Baca juga: Kemenag Banyumas Ingatkan, Calon Jemaah Umrah dan Haji Khusus Kini Wajib Jadi Peserta BPJS Kesehatan

Sementara, kuota untuk petugas, tahun ini ditetapkan sebesar 4.200.

Sementara itu, biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1444 H/2023 disepakati antara pemerintah dan DPR RI sebesar Rp90.050.637,26 dari semula Rp98.893.909.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved