Breaking News:

Berita Sukoharjo

Belum Dapat Solusi. Rumah Sakit di Sukoharjo Krisis Oksigen, Stok Hanya Cukup untuk Beberapa Jam

Krisis oksigen dialami sejumlah rumah sakit di Kabupaten Sukoharjo. Kondisi ini viral setelah pemilik akun @ahmadarif meminta bantuan di Twitter.

Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/M NAFIUL HARIS
ILUSTRASI. Murtopo sedang menyiapkan tabung oksigen untuk dikirim ke rumah sakit dari agen miliknya di Jalan Karang Kepoh I, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Selasa (6/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SUKOHARJO - Krisis oksigen dialami sejumlah rumah sakit di Kabupaten Sukoharjo. Kondisi ini pun sempat viral setelah pemilik akun @ahmadarif meminta bantuan lewat media sosial Twitter.

Dalam unggahannya itu, @ahmadarif juga memention Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

"O2 Alert! RS PKU Muhammadiyah Sukoharjo krisis O2. Hanya bisa tahan besok sore. Ada 35 pasien Covid-19, 4 di ICU. Sudah minta bantuan ke RS PKU lain, tp kondisinya sama. Juga sudah isi JOSS. Mohon perhatiannya @KemenkesRI @ganjarpranowo @LaporCovid @ainunnajib" tulis @ahmadarif di akun Twitter-nya.

Cuitan tersebut kemudian direspon Ganjar. Ganjar pun meminta agar para direktur rumah sakit saling berkoordinasi ke Satgas Provinsi.

"Dir RS diminta kontak Satgas ya," balas Ganjar.

Baca juga: PMI Banyumas Layani Peminjaman Tabung Oksigen bagi Pasien Covid di Rumah, Begini Cara dan Syaratnya

Baca juga: Kehabisan Stok Oksigen, Rumah Sakit di Kabupaten Semarang Pinjam Tabung ke Puskesmas

Baca juga: Stok Oksigen Hanya Cukup untuk Beberapa Jam, Rumah Sakit di Banyumas Memilih Saling Pinjam

Baca juga: Ganjar Apresiasi Lockdown RT Ngadipuro Sukoharjo, Kades Gerak Cepat Antisipasi Luasan Penularan

Sementara, saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Kesahatan Sukoharjo Yunia Wahdiyati membenarkan bahwa Sukoharjo sedang mengalami krisis oksigen.

"Tidak hanya Sukoharjo tapi juga hampir seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah," katanya, Rabu (21/7/2021).

Dirinya telah berusaha mencari opsi bantuan tabung oksigen ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Kota Solo yang baru saja mendapatkan bantuan 200 tabung oksigen dari Singapura.

"Sudah kami koordinasikan tapi belum bisa," ujarnya.

Yunia menuturkan, kondisi saat ini sangat memprihatinkan. Kondisi pasien di rumah sakit menjadi taruhan.

"Persediaan hanya bisa untuk hitungan jam saja," jelasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Viral Krisis Oksigen di Sukoharjo Ditanggapi Gubernur Ganjar, Dinkes: Persedian Tinggal Beberapa Jam.

Baca juga: Kapolsek Selogiri Wonogiri Berpulang saat Jalani Perawatan Covid-19 di Rumah Sakit

Baca juga: Kasus Covid Turun Signifikan, Bupati Heran Status Kudus Masih di Level 4

Baca juga: Banjir Rendam 320 Rumah di Cilacap, Akses Wangon-Cilacap dan Sidareja-Cilacap Putus

Baca juga: Berbekal Informasi dari Youtube, Warga Pekalongan Ini Sukses Budidayakan Lobster di Garasi Rumah

Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved