Penanganan Corona

Stok Oksigen Hanya Cukup untuk Beberapa Jam, Rumah Sakit di Banyumas Memilih Saling Pinjam

Sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di Kabupaten Banyumas mengalami krisis oksigen.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Kepala Dinas Kesehatan Banyumas Sadiyanto ditemui seusai vaksinasi bagi wartawan di Puskesmas Purwokerto Barat, Kamis (25/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di Kabupaten Banyumas mengalami krisis oksigen. Persediaan yang hanya mencukupi untuk beberapa jam membuat mereka harus saling pinjam ke rumah sakit lain guna mencukupi kebutuhan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyumas Sadiyanto mengungkapkan, stok oksigen di rumah sakit-rumah sakit tersebut hanya cukup untuk kebutuhan hitungan jam.

"Kalau istilah lalu lintasnya ini padat merayap. Stok oksigen aman tapi hanya untuk sekian jam ke depan, sambil menunggu kiriman datang," kata Sadiyanto kepada wartawan di Purwokerto, Jumat (9/7/2021).

Baca juga: Bupati Banyumas Imbau Warga Salat Iduladha di Rumah, Potong Hewan Kurban di RPH

Baca juga: Remaja asal Banyumas Dipolisikan setelah Ajak Remaja Putri asal Cilacap ke Gubug Sepi

Baca juga: Sementara Waktu Jadi Wahana Bermain Anak, Biasanya Jalan Sudirman Purwokerto Dipadati Kendaraan

Baca juga: RSUD Margono Soekarjo Purwokerto Kembali Berinovasi, Kini Hadirkan Si Bina Cantik Bingits

Kondisi tersebut, kata Sadiyanto, rawan. Karena, apabila pengiriman oksigen dari penyuplai terlambat maka rumah sakit akan kekurangan oksigen.

"Tapi, biasanya terpenuhi. Biasanya, kalau ada yang kekurangan, koordinasi dengan kami, kami koordinasikan dengan rumah sakit lain yang longgar, dipinjami dulu, kalau sudah datang dikembalikan," ujar Sadiyanto.

Menurut Sadiyanto, dari 23 rumah sakit yang ada di Banyumas, kebutuhan oksigen rata-rata sebanyak 500 tabung besar per hari.

Untuk mengatasi persoalan itu, Sadiyanto mengusulkan membuat depo tabung oksigen.

Rumah sakit yang kekurangan dapat meminjam terlebih dahulu ke depo milik pemkab.

Baca juga: Melonjak setelah Libur Lebaran, Petugas di Semarang Makamkan 5-10 Jenazah Pasien Covid Per Hari

Baca juga: Italia Dijagokan Jadi Juara Euro 2020 Dibandingkan Inggris, Ini Statistik Pertemuan Keduanya

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Jumat 9 Juli 2021: Rp 982.000 Per Gram

Baca juga: Cuaca Purwokerto Hari Ini, Jumat 9 Juli 2021: Siang Diperkirakan Berawan, Malam Hujan Ringan

Selain itu, kebutuhan oksigen di Banyumas terbantu dengan adanya bantuan dari perusahaan swasta dan CSR perusahaan yang dikelola pemprov.

"Kemarin, RS Siaga Medika mendapat bantuan 200 tabung dari Krakatau Steel, kebutuhannya 80, sehingga sisanya dibagi ke 12 RS. Ada juga bantuan CSR Pertamina yang dikelola pemprov, RS Dadi Keluarga punya tabung besar yang dipinjamkan ke pemkab untuk menampung bantuan tersebut," kata Sadiyanto. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Stok Oksigen Sejumlah RS Rujukan Covid-19 di Banyumas Tinggal Hitungan Jam".

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved