Breaking News:

Berita Banyumas

Bupati Banyumas Imbau Warga Salat Iduladha di Rumah, Potong Hewan Kurban di RPH

FKUB Kabupaten Banyumas memutuskan pelaksanaan salat dan ibadah lain selama PPKM Darurat dilaksanakan di rumah masing-masing.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Bupati Banyumas Achmad Husein saat ditemui di Purwokerto, Senin (5/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Banyumas memutuskan pelaksanaan salat dan ibadah lain selama PPKM Darurat dilaksanakan di rumah masing-masing.

Kebijakan itu berlaku mulai 3-20 Juli 2021, termasuk saat pelaksanaan salat Iduladha dan pemotongan hewan.

"Pelaksanaan salat Iduladha sepakat di rumah saja. Penyembelihan kurban dipusatkan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) yang akan kami siapkan," kata Bupati Banyumas Achmad Husein di Pendopo Si Pandji Purwokerto, Kamis (8/7/2021).

Ia berpesan agar tidak ada yang namanya kerumunan melihat penyembelihan hewan kurban.

"Nanti niatnya berkorban malah jadi korban (Covid-19), dirumah aja dulu ibadahnya. Semoga mereda dan bisa dikelola dengan baik," katanya.

Baca juga: Kapolresta Banyumas Pilih Jadi Wasit, Siapa Jagoan Bupati dan Dandim di Final Euro 2020?

Baca juga: Remaja asal Banyumas Dipolisikan setelah Ajak Remaja Putri asal Cilacap ke Gubug Sepi

Baca juga: Pemkab Banyumas Siapkan Bantuan Tunai bagi Warga Terdampak PPKM Darurat, Pendaftaran Dibuka 13 Juli

Baca juga: Alhamdulillah, 146 KK di Purwosari Banyumas Mulai Terima BLT DD. Masing-masing Dapat Rp 300 Ribu

Husein mengatakan, saat ini, pemkab tengah menyiapkan RPH yang akan menerima hewan-hewan kurban dari masyarakat.

Disinggung soal kasus Covid-19 di Banyumas, Husein mengatakan, keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) untuk pasien Covid-19 saat ini mencapai 95 persen.

"Isolasi penuh dan memang ada IGD yang difungsikan sementara untuk pasien Covid-19. Tapi, itu kan keluar masuk, jadi akan selalu ada penambangan dan pengurangan," katanya.

Sementara, terkait ketersediaan oksigen untuk rumah sakit di Banyumas, Husein mengatakan hampir kritis.

Namun, menurutnya, saat ini, antarrumah sakit saling membantu untuk mencukupi kebutuhan tersebut.

Sejumlah rumah sakit juga telah mendapat bantuan dari Krakatau still dan Pertamina.

"Kalau ketaatan selama PPKM darurat ini, 50 persen di Banyumas," ujarnya. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Perang Harga Tes Swab Antigen Faskes di Kota Semarang: Puskesmas Murah, Klinik Tawarkan Multivitamin

Baca juga: Tahun Ini Tak Ada Lowongan CPNS untuk Formasi Guru di Jateng, Begini Penjelasan BKD

Baca juga: Tak Sabar Tunggu Antrean Pemulasaraan, Warga Hampir Ambil Paksa Jenazah di RSUP Dr Kariadi Semarang

Baca juga: Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditahan, Polisi Temukan Satu Klip Sabu dan Bong

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved