Breaking News:

Berita Kriminal

Remaja asal Banyumas Dipolisikan setelah Ajak Remaja Putri asal Cilacap ke Gubug Sepi

Satuan Reskrim Polresta Banyumas mengamankan DMS (15), warga Kabupaten Banjarnegara.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK HUMAS POLRESTA BANYUMAS
DMS (kanan) warga Kabupaten Banjarnegara, menjalani pemeriksaan atas laporan persetubuhan anak, di Mapolresta Banyumas, Rabu (7/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Satuan Reskrim Polresta Banyumas mengamankan DMS (15), warga Kabupaten Banjarnegara.

DMS diduga mencabuli SR (12), pelajar yang berasal dari Kabupaten Cilacap.

Kasat Reskrim Kompol Berry mengatakan, peristiwa terjadi pada Sabtu (3/7/2021), sekira pukul 19.00 WIB, di sebuah pekarangan yang berada di Desa Kalisalak, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas.

Awalnya, SR berkenalan dengan DMS melalui media sosial. Kemudian, DMS mengajak SR bertemu.

Pada saat bertemu, DMS mengajak SR ke sebuah gubug di lingkungan sepi.

"Pelaku merayu SR masuk ke gubug namun korban menolak. Tetapi, pelaku memaksa dengan menarik tangan. Sesampainya di gubug pelaku menyetubuhi korban," terang Berry, dalam rilisnya.

Baca juga: Pemkab Banyumas Siapkan Bantuan Tunai bagi Warga Terdampak PPKM Darurat, Pendaftaran Dimulai Selasa

Baca juga: Alhamdulillah, 146 KK di Purwosari Banyumas Mulai Terima BLT DD. Masing-masing Dapat Rp 300 Ribu

Baca juga: Warga Kalibagor Banyumas Ini Sulap Pelepah Pisang Jadi Lukisan, Dijual hingga Rp 850 Juta

Baca juga: Bupati Banyumas: Jangan Sampai Ada Masyarakat Tidak Makan Karena PPKM Darurat

Berry mengungkapkan, kejadian ini diketahui ayah SR saat dua saksi, Agus (30) dan Sahlan (50), mengantar kedua remaja tersebut ke rumah.

Sebenarnya, ayah SR yang mengajak tetangganya, telah berusaha mencari SR lantaran hingga malam belum pulang.

Saat pertemuan itulah, ayah SR menanyai keduanya terkait apa yang telah terjadi.

SR kemudian mengaku telah disetubuhi DMS. Mendengar hal tersebut, ayah SR kemudian melaporkan ke polisi.

Saat ini, DMS dan juga barang bukti berupa satu potong gamis warna kuning kunyit kombinasi abu-abu, satu potong celana pendek warna merah, satu potong BH warna ungu motif bunga, satu potong celana dalam warna pink, dan satu potong kerudung warna hitam, diamankan di Mapolresta Banyumas.

"Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 81 dan Pasal 82 UU No 35 Tahun 2014 Jo UU No 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No 1 Tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman pidana paling lama 15 (lima belas) tahun penjara", tutupnya. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Bupati Kendal dan Istri Positif Covid, Dico: Kurang Tahu Darimana Tertular

Baca juga: Sasar Janda Kaya, Warga Sumberlawang Sragen Gasak Tiga Mobil Lewat Cara Tebar Janji Nikah Siri

Baca juga: Pemkab Pekalongan Buka Lowongan untuk 99 Relawan Kesehatan setelah 205 Nakes Positif Covid

Baca juga: Layani Makan di Tempat saat PPKM Darurat, 2 Pemilik Warung di Purbalingga Jalani Sidang Yustisi

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved