Breaking News:

Berita Kriminal

Sasar Janda Kaya, Warga Sumberlawang Sragen Gasak Tiga Mobil Lewat Cara Tebar Janji Nikah Siri

Yusuf Matulendi, warga Dukuh Sidomulyo, Desa Ngandul, Kecamatan Sumberlawang, Sragen, ditangkap lantaran menggelapkan tiga mobil milik dua janda.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Yusuf Matulendi (31) Warga Dukuh Sidomulyo, Desa Ngandul, Kecamatan Sumberlawang, Sragen, digelandang ke Mapolres Sragen bersama barang bukti kendaraan roda empat hasil penipuan, Rabu (7/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SRAGEN – Yusuf Matulendi, warga Dukuh Sidomulyo, Desa Ngandul, Kecamatan Sumberlawang, Sragen, ditangkap polisi lantaran menggelapkan tiga mobil milik dua janda.

Kasus ini terungkap setelah Ika, warga Desa Pendem, Sumberlawang, melapor ke polisi.

Janda tersebut melaporkan dugaan penggelapan atas dua mobilnya oleh Yusuf.

Untuk melancarkan aksinya, Yusuf berjanji akan menikahi Ika.

"Dalam kasus ini, pelaku menggunakan modus penipuan terhadap janda yang kaya raya, bermodus bujuk rayu. Pelaku mengaku akan menikahi siri janda tersebut," kata Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi dalam gelar perkara di Mapolres Sragen, Rabu (7/7/201).

Baca juga: Kesal Orangtua Tak Diberi Obat Pereda Sakit Perut, Pria di Tanon Sragen Ini Ancam Nakes Pakai Parang

Baca juga: Bupati Sragen Dorong Perluasan Vaksinasi Covid bagi Lansia, Berharap Herd Immunity Segera Terbentuk

Baca juga: Bobol Toko Komputer di Jalan Solo-Sragen, Pencuri Gasak Uang Rp 12 Juta dan 4 Laptop

Baca juga: Sragen Zona Merah Penularan Covid-19, Bupati: Ibadah Massal dan Hajatan Dilarang, Berlaku 2 Pekan

Dari Ika, Yusuf yang berprofesi sebagai penjual pakan ternak ini berhasil mendapatkan mobil Ford Fiesta bernopol B 1953 WFT dan Toyota Calya bernopol AD 1571 E.

Dari hasil penyelidikan, didapati pula satu kendaraan Toyota Agya bernopol R 8934 PH. Mobil ini milik seorang janda lain asal Banyumas.

"Laporan polisi ada di Banyumas namun kendaraan di Sumberlawang Sragen. Ini merupakan tindak pidana penipuan dan penggelapan dengan modus bujuk rayu," lanjut Ardi.

Pengakuan Yusuf, tidak ada korban lain, hanya dua janda tersebut. Yusuf mengaku mengenal kedua korban dari teman SMP.

Menurut Yusuf, dia menggadaikan mobil-mobil tersebut senilai Rp 20 juta per unit. Uang hasil gadai ia gunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan judi online.

"Tersangka mengakui perbuatannya, telah menipu dengan sasaran para janda yang memiliki harta dan ekonomi mapan," imbuh kapolres.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Yusuf dijerat Pasal 372-378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan, dengan ancaman 4 tahun penjara. (*)

Baca juga: Pemkab Pekalongan Buka Lowongan untuk 99 Relawan Kesehatan setelah 205 Nakes Positif Covid

Baca juga: Layani Makan di Tempat saat PPKM Darurat, 2 Pemilik Warung di Purbalingga Jalani Sidang Yustisi

Baca juga: Pemkab Banyumas Siapkan Bantuan Tunai bagi Warga Terdampak PPKM Darurat, Pendaftaran Dimulai Selasa

Baca juga: RSUD Kardinah Tegal Jadi Rujukan Pasien Covid asal Bregasmalang, Setiap Daerah Siapkan 1 Ambulans

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved