Breaking News:

Teror Virus Corona

70 Warga Dua Desa di Purbalingga Jalani Isolasi Mandiri, Diduga Tertular Covid dalam Acara Hajatan

Sedikitnya, 70 warga di dua desa di Purbalingga menjalani isolasi mandiri akibat terpapar Covid-19. Mereka tertular virus corona dari klaster hajatan.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (kanan) dan rombongan saat memantau pelaksanaan isolasi mandiri warga di dua desa yang menjalani isolasi mandiri akibat Covid-19, Kamis (24/6/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Sedikitnya, 70 warga di dua desa di Purbalingga menjalani isolasi mandiri akibat terpapar Covid-19. Mereka tertular virus corona dari klaster hajatan.

Mereka merupakan warga Desa Manduraga, Kecamatan Kalimanah, dan Desa Brecek, Kecamatan Kaligondang.

Di Manduraga, ada 41 warga yang terpapar virus Covid-19. Sementara, di Desa Brecek, ada 29 warga.

Mereka menjalani isolasi mandiri lantaran berstatus orang tanpa gejala (OTG).

"Mereka terpapar ditengarai adanya klaster hajatan," terang Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi dalam rilis yang diterima, Jumat (25/6/2021).

Baca juga: Kasus Makin Mengkhawatirkan di Purbalingga, Tiwi: Tolong Pending Dahulu Acara Perpisahan Sekolah

Baca juga: Bertingkah Mencurigakan, Pemuda Ini Diamankan Warga Bukateja Purbalingga. Ternyata Kabur dari Rumah

Baca juga: Petani di Bukateja Purbalingga Ditemukan Tewas di Saluran Irigasi, Pamit Cari Sisa Panen Padi

Baca juga: Jual Psikotropika, Dua Pemuda asal Purbalingga Dibekuk Polisi. Terancam Hukuman Maksimal 10 Tahun

Terkait kondisi ini, Tiwi, sapaan bupati, bersama Wakil Bupati Purbalingga Sudono dan Forkopimda Purbalingga, memantau pelaksanaan isolasi mandiri di kedua desa tersebut, Kamis (24/6/2021).

Dalam kesempatan itu, Tiwi juga menyemangati warga yang tengah menjalani isolasi mandiri dan pemerintah desa yang terus bergerak menekan kasus Covid-19 di wilayahnya.

Bupati dan rombongan sesekali menyapa warga yang menjalani isolasi mandiri, dari luar rumah, untuk memastikan kondisi mereka.

"Kami hadir dalam rangka memberikan motivasi semangat kepada pemerintah desa, kecamatan, termasuk masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri agar tetap menjalankan protokol kesehatan. Jangan sampai, masyarakat itu memiliki stigma negatif terhadap penderita Covid-19," katanya.

Bupati menyampaikan, sudah saatnya jiwa kemanusiaan dan gotong royong masyarakat diwujudkan untuk solidaritas membantu mereka yang menjalani isolasi mandiri.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved