Breaking News:

Berita Purbalingga

Bertingkah Mencurigakan, Pemuda Ini Diamankan Warga Bukateja Purbalingga. Ternyata Kabur dari Rumah

Seorang pemuda diamankan petugas ronda karena bertingkah mencurigakan di sekitar Desa Bukateja, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, Selasa.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Seorang pemuda diamankan warga dan diserahkan ke Polsek Bukateja saat bertingkah mencurigakan di sekitar Desa Bukateja, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, Selasa (22/6/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Seorang pemuda diamankan petugas ronda karena bertingkah mencurigakan di sekitar Desa Bukateja, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, Selasa (22/6/2021) dini hari.

Pemuda tersebut kemudian diserahkan warga ke Polsek Bukateja.

Pemuda berisinial PN (27) itu merupakan warga Desa Pingit, Kecamatan Rakit, Kabupaten Banjarnegara.

"Warga Desa Bukateja yang sedang melaksanakan ronda malam mendapati pemuda tersebut di sekitar desa. Saat didekati, pemuda tersebut justru kabur mengendarai sepeda motor," jelas Kapolsek Bukateja Iptu Wartono, dalam rilis, Rabu (23/6/2021).

Baca juga: Petani di Bukateja Purbalingga Ditemukan Tewas di Saluran Irigasi, Pamit Cari Sisa Panen Padi

Baca juga: Jual Psikotropika, Dua Pemuda asal Purbalingga Dibekuk Polisi. Terancam Hukuman Maksimal 10 Tahun

Baca juga: Catat! Candi Arjuna Dieng Banjarnegara Ditutup hingga 2 Juli, Kawah Sikidang Tetap Buka

Baca juga: Vaksinasi Massal Polres Banjarnegara, Digelar Hingga 30 Juni 2021, Bahagiannya Drivel Ojol Ini

Lantaran curiga, warga kemudian memburu dan mengamankan pemuda tersebut bersama sepeda motornya.

"Setelah menerima dari warga, kami kemudian melakukan pemeriksaan terhadap pemuda tersebut. Saat dimintai keterangan, pemuda tersebut tampak kesulitan berkomunikasi karena mengalami gangguan pendengaran," katanya.

Menurut Wartono, selain memeriksa PN, anggotanya juga melakukan penyelidikan di wilayah Desa Bukateja dan berkoordinasi dengan pemerintah desa.

Hasil informasi yang dikumpulkan, tidak ditemui adanya warga yang mengalami kejadian pidana, semisal pencurian dan tindak pidana lain.

Petugas kepolisian kemudian menghadirkan keluarga PN untuk mendapat informasi lengkap.

Berdasarkan keterangan ayah PN, PN kabur dari rumah karena memiliki utang dengan pedagang kelapa, sebesar Rp 500 ribu.

Karena belum bisa membayar, PN memilih pergi dari rumah.

"Padahal, utang tersebut sudah dibayar pihak keluarga. Namun, pemuda tersebut terlanjur kabur dan tidak berani pulang karena takut ditagih," jelas kapolsek.

Baca juga: Kasus Covid Belum Terkendali, Rencana Sekolah Tatap Muka di Kota Semarang Jadi Tak Pasti

Baca juga: Seluruh Objek Wisata di Kebumen Tutup 22-30 Juni, Berlaku Juga untuk Desa Wisata

Baca juga: Warga Kecewa Tak Kebagian Vaksin Covid Gratis di Polres Banyumas, Berawal dari Informasi Tak Lengkap

Baca juga: Sepasang Kekasih Tewas, Motor yang Dikendarai Tergelincir ke Jurang di Jalur Bawang-Dieng di Batang

Berdasarkan keterangan ini, kapolsek kemudian memanggil perangkat desa dan perwakilan warga yang menyerahkan PN ke polsek untuk penjelasan lebih lanjut.

Selanjutnya, PN diserahkan ke pihak keluarga.

"Semua pihak memahami dan kemudian menerima penyelesaian yang dilakukan. Untuk menguatkan maka dibuat surat kesepakatan bersama seluruh pihak," ujarnya. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved