Breaking News:

Berita Semarang

Kasus Covid Belum Terkendali, Rencana Sekolah Tatap Muka di Kota Semarang Jadi Tak Pasti

Peningkatan kasus Covid-19 di Kota Semarang membuat rencana pembukaan pembelajaran tatap muka (PTM), Juli mendatang, menjadi tak pasti.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/EKA YULIANTI FAJLIN
Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Gunawan Saptogiri. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Peningkatan kasus Covid-19 di Kota Semarang membuat rencana pembukaan pembelajaran tatap muka (PTM), Juli mendatang, menjadi tak pasti.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang Gunawan Saptogiri mengatakan, saat ini, pihaknya fokus membantu Pemerintah Kota Semarang mengatasi penyebaran Covid-19 yang cukup tinggi.

"Sementara, kita bicara dulu bagaimana mengatasi Covid-19 di Semarang, yang saat ini tinggi. Untuk PTM yang sebelumnya diwacanakan Juli, sampai saat ini belum ada rencana ke sana," katanya, Rabu (23/6/2021).

Gunawan menuturkan, pelaksanaan PTM untuk tingkat TK, SD, dan SMP, di Kota Semarang, bisa saja kembali ditunda jika kasus Covid-19 masih tinggi.

Baca juga: Pemkot Semarang Izinkan Warga Berumur 18-49 Daftar Vaksinasi Covid, Syaratnya Tinggal di Zona Oranye

Baca juga: Kasus Covid di Kota Semarang Melonjak, Pemkot Batasi Tempat Usaha Hanya Sampai Pukul 20.00 WIB

Baca juga: Berkonsep Green Building, Kampus II Unika Soegijapranata di BSB City Semarang Diresmikan

Baca juga: Cahyo Adhi Widodo, Anggota Dewan Termuda Kota Semarang, Kelahiran 1994 Ini Gantikan Wisnu Pudjonggo

Ia tak mungkin memaksakan PTM pada Juli mendatang jika angka Covid-19 di Kota Lumpia belum ada perubahan.

"Kami tidak terburu-buru apalagi memaksa untuk PTM. Setidaknya, kami telah turut serta mencegah Covid-19. Karena dunia pendidikan juga berperan dalam mengurangi mobilitas dan kerumunan manusia," ujarnya.

Ia menegaskan, yang menjadi fokus saat ini adalah upaya pencegahan Covid-19.

Satu di antaranya, lewat cara mengurangi mobilitas dan aktivitas keluar kota serta mengindari kerumunan.

"Jika (kasus Covid-19) sudah mulai turun dan landai, bisa saja PTM akan dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat," ujarnya. (*)

Baca juga: Seluruh Objek Wisata di Kebumen Tutup 22-30 Juni, Berlaku Juga untuk Desa Wisata

Baca juga: Warga Kecewa Tak Kebagian Vaksin Covid Gratis di Polres Banyumas, Berawal dari Informasi Tak Lengkap

Baca juga: Catat! Candi Arjuna Dieng Banjarnegara Ditutup hingga 2 Juli, Kawah Sikidang Tetap Buka

Baca juga: Petani di Bukateja Purbalingga Ditemukan Tewas di Saluran Irigasi, Pamit Cari Sisa Panen Padi

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved