Penanganan Corona
Warga Kecewa Tak Kebagian Vaksin Covid Gratis di Polres Banyumas, Berawal dari Informasi Tak Lengkap
Sejumlah warga Banyumas kecewa lantaran tak kebagian nomor antrean vaksinasi Covid-19 massal di Polresta Banyumas, Rabu (23/6/2021).
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Sejumlah warga Banyumas kecewa lantaran tak kebagian nomor antrean vaksinasi Covid-19 massal di Polresta Banyumas, Rabu (23/6/2021).
Minimnya informasi membuat warga kecele dan tak bisa mengikuti program vaksinasi yang digelar dalam rangka HUT ke-75 Bhayangkara itu.
Eri (40), warga Purwokerto, merupakan satu di antara warga yang gagal mendapat vaksinasi gratis itu.
Dia mengaku datang ke Polres Banyumas setelah membaca unggahan di Instagram Polresta Banyumas terkait vaksinasi gratis.
Baca juga: Disiapkan Jadi RS Darurat, Hotel Rosenda Baturraden Banyumas Hanya Layani Pasien Bergejala Ringan
Baca juga: Bioskop di Purwokerto Banyumas Harus Tutup Lagi, Berlaku Mulai Tanggal 24 Juni
Baca juga: 100 Pedagang di Pasar Wage Purwokerto Banyumas Divaksin Covid, Prioritas untuk Umur 50 Tahun ke Atas
Baca juga: 14 Nakes RS Elisabeth Purwokerto Positif Covid-19, Layanan IGD Ditutup Hingga 24 Juni 2021
Dalam ungahan yang kemudian menyebar lewat grup Whatsapp yang dia ikuti dan media sosial, disampaikan bahwa vaksinasi massal itu bagian dari target percepatan vaksinasi nasional sebanyak 1 juta sasaran.
Eri kemudian datang bersama temannya ke Mapolresta Banyumas karena ingin divaksin Covid-19
Namun, sampai di Dokkes Polresta Banyumas sekitar pukul 09.00 WIB, ia dan rekannya sudah tidak kebagian.
"Kecewa, sih. Saya lihat postingan di IG Polresta Banyumas, disitu tertulis untuk 1 juta masyarakat," ungkapnya saat ditemui di Mapolresta Banyumas, Rabu.
Kekecewaan juga dirasakan Maya (20), warga asal Kedungwuluh, Purwokerto Selatan.
Dia pun ingin divaksin Covid setelah membaca unggahan di Instagram yang diteruskan lewat grup Whatsapp.
Terkait kondisi ini, Kabag Ops Polresta Banyumas Kompol Agus Subianto mengatakan, kejadian tersebut dipicu informasi yang diterima masyarakat tak lengkap.
Menurutnya, program 1 juta vaksin berlaku untuk seluruh Indonesia, bukan khusus Banyumas.
Sementara, hari ini, jatah vaksin yang tersedia hanya untuk 250 orang. Jatah ini pun sudah habis.
"Jatah Banyumas, saat ini, 422 vial. Satu vialnya untuk 10 orang. Hari ini, hanya untuk 250 orang," jelasnya.
Baca juga: Catat! Candi Arjuna Dieng Banjarnegara Ditutup hingga 2 Juli, Kawah Sikidang Tetap Buka
Baca juga: Petani di Bukateja Purbalingga Ditemukan Tewas di Saluran Irigasi, Pamit Cari Sisa Panen Padi
Baca juga: Sepasang Kekasih Tewas, Motor yang Dikendarai Tergelincir ke Jurang di Jalur Bawang-Dieng di Batang
Baca juga: Usai Pijat Bupati Batang Wihaji, Suroso Dapat Bayaran Uang Tunai dan Bedah Rumah
Ia mengatakan karena keterbatasan tempat dan mencegah kerumunan, vaksinasi dibagi dalam beberapa gelombang, setiap dua jam.
Menurutnya, vaksinasi selanjutnya akan digelar pada Sabtu (26/6/2021) di GOR Satria.
"Vaksin lanjutan nanti dilaksanakan pada 26 Juni di GOR Satria. Untuk kedepannya, ada bantuan lagi dari provinsi sekira 400 vial atau 4.000 sasaran," ungkapnya. (Tribunbanyumas/jti)