Breaking News:

Penanganan Corona

100 Pedagang di Pasar Wage Purwokerto Banyumas Divaksin Covid, Prioritas untuk Umur 50 Tahun ke Atas

Sebanyak 100 pedagang di Pasar Wage Purwokerto mengikuti program vaksinasi Covid-19 keliling Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, Senin (21/6/2021).

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Sebanyak 100 pedagang di Pasar Wage Purwokerto mengikuti program vaksinasi Covid-19 keliling Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, Senin (21/6/2021).

Program vaksinasi keliling ini baru pertama kali dilakukan di Banyumas dan menyasar sejumlah tempat kerumunan.

Sasaran pertama adalah ke pasar-pasar yang ada di Banyumas.

"Nantinya, akan di droping di tempat-tempat yang ada keramaian dan jika ada tambahan dosis vaksin, akan dilaksanakan di tempat lain," ujar Kasi Surveillance dan Imunisasi Dinkes Banyumas, Chairul Hamdi, di sela kegiatan.

Baca juga: Sebagian Pegawai PN Purwokerto Akan Jalani WFH setelah 4 ASN Terkonfirmasi Positif Covid

Baca juga: 14 Nakes RS Elisabeth Purwokerto Positif Covid-19, Layanan IGD Ditutup Hingga 24 Juni 2021

Baca juga: Warga Antusias saat Uji Coba Angkutan Serayu, Pemkab Banyumas Bakal Tambah Halte Sungai

Baca juga: Bukit Manggala Cilongok Banyumas, Tawarkan Panorama Padang Rumput Layaknya di New Zealand

Dia mengatakan, antusias para pedagang Pasar Wage Purwokerto mengikuti vaksinasi, sangat tinggi.

Sayangnya, jumlah vaksin yang terbatas membuat tak semua pedagang bisa divaksin.

Selain ada batasan kuota vaksin, sesuai arahan Kementerian Kesehatan, vaksinasi juga diprioritaskan bagi pedagang berumur 50 tahun ke atas.

Vaksinasi di Pasar Wage Purwokerto ini menggunakan vaksin jenis Sinovac.

Seorang pedagang Pasar Wage, Basuki (67), mengaku tidak takut divaksin.

"Biasa saja sih, ya, tidak takut karena saya sehat walafiat. Tapi, tiga hari (setelah divaksin) disuruh istirahat dulu. Saya pekerja buruh angkat-angkat di Pasar Wage Purwokerto," ungkapnya.

Ia berharap, setelah divaksin, kondisi kesehatannya terus baik. Dia pun berjanji terus mengikuti kebijakan pemerintah terkait pengendalian wabah Covid-19.

Baca juga: Mulai Hari Ini, Stasiun Cilacap Layani Tes GeNose C19. Tersedia Pemeriksaan Pagi dan Siang

Baca juga: Penjala Ikan Terjebak Bajir di Sungai Serayu Wonosobo, Video Detik-detik Penyelamatannya Viral

Baca juga: Perawatan Wakil Bupati Tegal akibat Covid Dipindah ke Jakarta, Guntur: Permintaan Keluarga

Baca juga: Hasil Euro 2020: Dihajar Swiss 1-3, Turki Harus Pulang Tanpa Poin

Sementara itu, seorang sales di Pasar Wage Purwokerto, Rio Saputra, mengaku kecewa lantaran ditolak mengikuti vaksinasi.

Sayang, dia tak menjelaskan alasan dirinya tidak bisa mendapatkan vaksinasi tersebut.

"Kecewa gak dapat vaksin, padahal saya mau mendaftarkan teman-teman pedagang lain dan juga ada sales di pasar yang biasa ketemu orang banyak," tuturnya. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved