Breaking News:

Berita Kendal

Anak Gugat Ibu di Kendal Soal Sawah, Begini Duduk Perkara Menurut Pengacara Masing-masing Pihak

Kasus Maryanah (45) menggugat ibunya, Ramisah (65), warga Kelurahan Candiroto, Kecamatan Kota Kendal, sudah melewati tahap mediasi namun buntu.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Ramisah (57), warga Kelurahan Candiroto, Kecamatan Kota Kendal, Kabupaten Kendal, saat ditemui di warungnya. Ramisah kini menghadapi gugatan dari anak sulungnya, Maryanah (45) atas tanah yang kini ditempati. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Kasus anak menggugat ibu kandung di Kendal soal tanah, sudah bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Kendal.

Kasus yang melibatkan Maryanah (45), yang menggugat ibunya, Ramisah (65), warga Kelurahan Candiroto, Kecamatan Kota Kendal, sudah melewati tahap mediasi hingga empat kali, namun buntu.

Hal itu diungkapkan oleh kuasa hukum Maryanah, Purwanti.

Menurut Purwanti, Maryanah merupakan anak pertama Ramisah.

Berlatar belakang pendidikan yang kurang dan ekonomi keluarga yang pas-pasan, di usia mudanya, Maryanah rela merantau ke Jakarta dan Malaysia selama 27 tahun guna mencukupi kebutuhan keluarga.

Selama itu, Maryanah bekerja keras untuk mengangkat derajat dan perekonomian keluarga di Kendal.

Baca juga: Anak di Kendal Gugat Ibu, Klaim Sebagian Sawah Orangtua Dibeli dari Hasil Kerja di Malaysia

Baca juga: 199 Sekolah Ngebet Gelear KBM Tatap Muka, Begini Respon Pemkab Kendal

Baca juga: Polisi Gerebek Pesta Sabu di Kangkung Kendal, Sudah Kelabui Petugas Bandara di Batam dan Jakarta

Baca juga: Antisipasi Banjir di Kendal, Eceng Gondok Kali Buntu Dikeruk, Kerahkan Satu Ekskavator

Bahkan, saat Maryanah sukses, orangtua dan adik-adiknya sempat diajak tinggal di Kuala Lumpur hingga satu tahun menikmati kesuksesannya.

"Waktu itu, dia merantau setelah punya satu anak dari orang Kendal, namun di luar nikah. Karena kondisi ekonomi yang serba kekurangan, di ke Jakarta dan sampai ke Malaysia," cerita Purwanti, Minggu (24/1/2021).

"Di sana (Malaysia), ia kerja dan menikah hingga punya anak 4. Total, punya lima anak. Anak pertama di Kendal dan yang 4, ikut mantan suaminya di Malaysia," imbuhnya.

Purwanti melanjutkan, suatu ketika, kliennya mempunyai permasalahan dengan keluarga di Malaysia hingga tidak hidup bersama lagi. Bisnisnya pun jatuh hingga hartanya habis.

Halaman
123
Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved