Berita Regional

Kualat Nisan Makam, Kaki Residivis Copet Ini Patah Kaki, Tak Bisa Lari Ditangkap Polisi

Kualat Nisan Makam, Kaki Residivis Copet Ini Patah Kaki, Tak Bisa Lari Ditangkap Polisi

Istimewa
Ilustrasi tersangka pengedar sabu - Seorang residivis kasus pencopetan yang beralih jadi pengedar sabu tersangdung batu nisan makam hingga alami patah kaki, saat lari dari kejaran petugas. Polisi pun secara mudah menangkap pelaku. 

Residivis kasus pencopetan yang beralih menjadi pengedar sabu, Ridwan, lari saat hendak diamankan petugas kepolisian. Ia lari ke arah TPU dan kemudian kakinya tersandung batu nisa, hingga mengalami patah tulang. Polisi pun dapat secara mudah menangkapnya.

TRIBUNBANYUMAS.COM - Kualat nisan makam. Bisa jadi hal itulah yang menimpa Ridwan (43), warga Simpang Kawat, Kota Jambi.

Gara-gara terantuk nisan makam di tempat pemakaman umum (TPU) Suka Karya, Kotabaru, kaki Ridwan mengalami patah tulang.

Residivis kasus pencopetan yang kemudian beralih menjadi pengedar sabu ini pun tak bisa lari, walhasil polisi dapat dengan mudah menangkapnya. 

Ridwan diringkus Tim Opsnal Subdit I Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi, di kawasan RT 01, Suka Karya, Kotabaru, Senin (29/6/2020) pukul 15.00 WIB.

Pinjam Mobil untuk Temui Gadis, Remaja Asal Blora Tabrak Tiga Motor Setelah Melawan Arus di Gombel

Wabah Covid-19 Belum Selesai, Peneliti China Temukan Flu Babi Jenis Baru, Bisa Meluas Jadi Pandemi

Begini Syarat Penerapan New Normal Menurut WHO dan Bappenas, Daerah Mana Sudah Siap?

Trauma Diselingkuhi, Pemuda Ini Mengaku Khilaf Cekik Pacar hingga Tewas, Bermula dari Pesan WA

Hal ini disampaikan Dirresnarkoba Polda Jambi, Kombes Pol Dewa Putu Gede.

Ia menuturkan, saat akan diamankan petugas, pelaku langsung melarikan diri kearah TPU.

Hingga akhirnya terjatuh dan kaki bagian kirinya membentur satu diantara batu nisan di TPU tersebut.

"Jadi, kaki bagian kirinya sebelumnya memang sudah ada luka, dan terbentur lagi," terang Putu, Selasa (30/6/2020) sore.

Putu menjelaskan, sebelum cidera patah tulang, sebelumnya kaki Ridwan pernah dihadiahi timah panas pihak Polsek Pasar, dengan kasus pencopetan didalam sebuah angkot, beberapa waktu lalu.

Belum pulih sepenuhnya dari timah panas Polsek Pasar, Ridwan malah kembali berulah, hingga akhirnya kembali dibekuk Ditresnarkoba Polda Jambi.

"Jadi dia residivis Polsek Pasar," jelas Putu.

Tidak bisa melakukan perlawanan, Ridwan akhirnya digelandang ke balik jeruji besi Mapolda, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Dari Ridwan, pelaku berhasil mendapat barang bukti berupa satu paket narkotika jenis sabu-sabu. (*)

 Artikel ini telah tayang di Tribunjambi.com dengan judul Lari dari Petugas, Kaki Pengedar Sabu Ini Patah Tulang Setelah Terbentur Batu Nisan

30 ASN Pemprov Jateng Tertular Covid-19, Status OTG dan Jalani Isolasi di Hotel Kesambi Semarang

Polisi: Pelaku Pembakar Mobil Alphard Via Vallen Seperti Pura-pura Gila

Banyak Terima Laporan Dugaan Kecurangan PPDB Online 2020 di Jateng, Begini Respon Ganjar

Kepada Kepala Daerah di Jateng, Jokowi Minta Pakai Data Science Sebelum Terapkan New Normal

Editor: yayan isro roziki
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved