Breaking News:

Teror Virus Corona

Begini Syarat Penerapan New Normal Menurut WHO dan Bappenas, Daerah Mana Sudah Siap?

Begini Syarat Penerapan New Normal Menurut WHO dan Bappenas, Indonesia Sudah Siap?

Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Kawasan Kota Lama Semarang mulai kembali dipadati pengunjung, setelah beberapa waktu sepi dari kunjungan seiring pandemi virus corona yang melanda Indonesia. Kini, setelah beberapa waktu berlalu masyarakat mulai beraktivitas seperti biasa. Benarkah sejumlah daerah di Indonesia sudah siap menerapkan new normal, dengan sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan WHO dan juga Bappenas? 

New normal digadang-gadang sebagai usaha untuk menggerakkan kembali perekonomian yang lumpuh selama beberapa bulan terakhir. Apa saja kriteria dan syarat penerapan new normal menurut WHO dan juga Bappenas?

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Wacana penerapan 'new normal' di beberapa daerah di Indonesia terus bergaung, meski secara nasional laju penularan virus corona masih terus terjadi.

Bahkan, di beberapa wilayah kurva penularan Covid-19 belum menurun, bahkan cenderung terus meningkat.

New normal digadang-gadang sebagai usaha untuk menggerakkan kembali perekonomian yang lumpuh selama beberapa bulan terakhir.

Sebelumnya, Presiden Joko 'Jokowi' Widodo telah meminta masyarakat untuk hidup berdamai dengan corona.

Cara Mudah Cek Kepesertaan Bansos Covid-19 Melalui Aplikasi, Simak Petunjuk Berikut Ini

Apa Maksud Jokowi Minta Masyarakat Indonesia Hidup Berdamai dengan Virus Corona?

Songsong New Normal, Gus Yusuf: Pemerintah Juga Harus Perhatikan Pendidikan di Pesantren

Orang Sakit Dilarang Masuk Mal dan Pusat Perbelanjaan, Pemerintah: Ketika New Normal Diterapkan

Menurut dia, masyarakat harus tetap produktif, tap di sisi lain jangan sampai tertular Covid-19.

Namun apakah di Indonesia persyaratan pemberlakuan new normal sudah dapat dipenuhi?

Syarat WHO

Organisasi kesehatan dunia (WHO) telah memberikan 6 syarat apabila suatu negara akan mencabut kebijakan masa kunciannya.

Dikutip dari Kompas.com (17/4/2020), Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyebutkan, syarat tersebut harus dipenuhi jika pemerintah suatu negara ingin membuka kembali wilayahnya:

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved