Berita Jawa Tengah
30 ASN Pemprov Jateng Tertular Covid-19, Status OTG dan Jalani Isolasi di Hotel Kesambi Semarang
Seluruh ASN Pemprov Jateng yang tertular masuk kategori orang tanpa gejala (OTG) dan sudah menjalani isolasi di Hotel Kesambi Semarang.
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - 30 aparatur sipil negara (ASN) Lingkungan Pemprov Jateng tertular virus corona saat sedang bekerja di kantornya.
Dinkes Jateng tidak mengungkap secara detail kantor yang jadi sumber penularan itu.
Waktu penemuan adanya ASN yang terjangkit Covid-19 juga tidak diungkapkan.
• Sembilan Daerah Rawan Tinggi dalam Pilkada Serentak di Jateng, Kota Semarang Ada di Tiga Aspek
• 9 Hari Tangkap 67 Tersangka Kasus Perjudian di Jateng, Polda Jateng: Judi Online Tunggu Gilirannya
• Kapolsek di Rembang Meninggal Karena Terpapar Covid-19, Kapolda Jateng: Dia Punya Sakit Bawaan
• 17 Kecamatan di Jateng Belum Miliki SMA Negeri: Ganjar: Kami Mau Uji Coba Sekolah Jarak Jauh
Hanya disebutkan, seluruh ASN yang tertular masuk kategori orang tanpa gejala (OTG) dan sudah menjalani isolasi di Hotel Kesambi Semarang.
Kepala Dinkes Jateng, Yulianto Prabowo mengatakan, meski jadi sumber penularan virus corona, kantor Pemprov Jateng tidak ditutup.
"Kantor tidak harus ditutup, sudah dilakukan penyemprotan disinfektan, dan protokol kesehatan semakin diperketat."
"Termasuk juga kaitannya jaga jarak dan cuci tangan," kata Yulianto seperti dilansir dari Kompas.com, Selasa (30/1/2020).
Kasus Baru di Rembang
Selain mengungkapkan adanya klaster penularan Covid-19 ASN Pemprov Jateng, Yulianto juga mengatakan, ada lonjakan kasus baru di Rembang.
Menurutnya, penambahan orang terinfeksi virus corona di Rembang berasal dari klaster panti lansia dan Mapolres Rembang.
"Di Rembang itu sebenarnya sudah berbulan-bulan tidak ada kasus."
"Tapi dalam tiga minggu terakhir terjadi lonjakan kasus."
"Ada di dua klaster di Panti Lansia dan jajaran Kepolisian."
"Ada riwayat perjalanan dari luar daerah," ungkap Yulianto.
Sebelumnya, saat Presiden Joko Widodo berkunjung ke Semarang, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan perkembangan penanganan Covid-19 di provinsinya.