Berita Demak
Ganti Rugi Hanya 30 Persen dari NJOP, Warga Purwosari Enggan Lepas Lahan Terdapak Tol Semarang Demak
Warga Desa Purwosari, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, terdampak tol Semarang-Demak sesi satu menolak uang kerohiman yang diberikan pemerintah.
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: rika irawati
"Hal itu sudah dirasa pantas oleh warga yang menerima sehingga mereka mau melepas tanah tersebut," ujarnya.
Terpisah, Sekretaria Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Demak Sujadi mengatakan bahwa reklamasi atau rekontruksi menjadi satu di antara pilihan yang diberikan pemerintah kepada warga terdampak rob selain mendapatkan uang kerohiman.
"Hak prioritas masih menyisakan 103 bidang, dengan rincian 99 bidang ada di Desa Purwosari, dua di Sriwulan, dan dua ada di Beodono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak," kata Sujadi.
Sujadi menjelaskan, warga mempunyai pertimbangan sendiri untuk melakukan reklamasi atau rekonstruksi.
Ia menambahkan bahwa beberapa warga memilih rekontruski atau reklamasi lantaran dana kerohiman dinilai rendah.
"Mungkin, kalau direklamasi sendiri lewat cara diuruk, bisa jadi nilai harga tanahnya berbeda atau masih tinggi," katanya. (*)
Baca juga: Wahyu Hulk Prasetyo Dipanggil Timnas untuk Piala Asia 2023 Qatar, Ini Harapan CEO PSIS Semarang
Baca juga: Jelang Musim Baratan, Nelayan di Jepara Digelontor 35,7 Ton Beras Bantuan Pangan
Banjir Rob Genangi Jalan Pantura Sayung Demak, Arus Lalu Lintas dari dan ke Semarang Tersendat |
![]() |
---|
Tak Ada Kenaikan PBB, Demak Pilih Maksimalkan Potensi Wisata untuk Genjot PAD |
![]() |
---|
200 Personel Dikerahkan, Polres Demak Lakukan Penyekatan untuk Cegah Warga Ikut Demo di Pati |
![]() |
---|
Kesal Protes Soal Debu Tak Digubris, Warga Purwosari Sayung Larang Truk Tol Semarang-Demak Melintas |
![]() |
---|
Warga Purwosari Sayung Kesal, Debu Proyek Tol Semarang-Demak Makin Tebal |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.