Berita Kesehatan

Dapat Menimbulkan Kecacatan Permanen, Kenali Gejala dan Cara Pencegahan Kusta

Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal menyiapkan tiga strategi menekan kasus lepra atau kusta yang cukup tinggi, mencapai 190 kasus.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: rika irawati
TRIBUNNEWS/healthline.com
Ilustrasi kusta atau lepra. Kenali gejala dan cara mencegah kusta. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SLAWI - Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal menyiapkan tiga strategi menekan kasus lepra atau kusta yang cukup tinggi, mencapai 190 kasus.

Satu di antaranya, mengedukasi warga terkait penularan kusta.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal Ruszaeni mengatakan, kusta disebabkan kuman kusta (Mycobacterium leprae).

Penyakit ini dapat menular kepada kontak erat.

"Wilayah paling banyak penderita kusta ada di Kecamatan Adiwerna, mungkin karena mobilitas warga yang tinggi," jelas Ruszaeni, Rabu (1/2/2023).

Baca juga: Kasus Kusta di Kabupaten Tegal Capai 190 Penderita, Ini Tiga Langkah yang Disiapkan Dinkes

Baca juga: Menang Gugatan Kepemilikan Tanah di Tegal, Warga Brebes Ini Kini Malah Jadi Tersangka Polres Tegal

Baca juga: Warga Tegal Raya Harus Waspada! Puncak Musim Hujan Diprediksi Berlangsung Hingga Awal Februari

Ruszaeni mengatakan, kusta atau lepra memiliki ciri-ciri, seperti ada bercak di kulit yang lama-kelamaan menjadi mati rasa.

Ruszaeni mengatakan, kusta bisa disembuhkan.

"Kusta ini sangat bisa disembuhkan, tapi dengan catatan, orang yang terinfeksi benar-benar mau meminum obat secara teratur selama enam bulan," tegasnya.

Ruszaeni menambahkan, penyakit kusta memang tidak mematikan tapi bisa membuat kecacatan.

Kecacatan inilah yang sering membuat penderita minder atau tidak percaya diri.

"Sebetulnya, penderita kusta ini meskipun menular tapi tidak perlu sampai diasingkan karena kalau sudah meminum obat sekali dua kali itu sudah tidak menular lagi, dan tidak perlu sampai isolasi," imbau Ruszaeni. (*)

Baca juga: Kronologi Penembakan Bakal Calon DPD RI Rahiman Dani, Pelaku 2 Orang Naik Motor

Baca juga: Kera Ekor Panjang Teror Warga 7 Desa di Kecamatan Bulu Sukoharjo, Camat: Sekarang Tidak Kenal Musim

Baca juga: Viral! Buruh Lembur Tak Dibayar di Grobogan, Ini Respons Gubernur Ganjar

Baca juga: Maling Spesialis Rumah Mewah Antarprovinsi Ditangkap di Semarang, Beraksi dengan Senjata Api Mainan

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved