Sabtu, 11 April 2026

Berita Kesehatan

Benarkan Asap Rokok Bisa Sebabkan Anak Alami Bibir Sumbing

Benarkah kejadian selah bibir atau bibir sumbing dan langit-langit berhubungan erat dengan ibu hamil yang terpapar asap rokok?

Desta Leila Kartika/TribunBanyumas.com
BERI KETERANGAN - Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman (tengah), memberi keterangan kepada wartawan setelah mengikuti kegiatan Bakti Sosial Operasi Sumbing Bibir dan Langit-langit di RSUD dr Soeselo Kabupaten Tegal, Sabtu (12/4/2025). Pada kesempatan itu, Bupati Ischak Maulana Rohman menerangkan, berdasarkan literatur sebuah studi epidemiologi kejadian selah bibir (bibir sumbing) dan langit-langit berhubungan erat dengan ibu hamil yang terpapar asap rokok. TRIBUN/Desta Leila Kartika 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Benarkah kejadian selah bibir atau bibir sumbing dan langit-langit berhubungan erat dengan ibu hamil yang terpapar asap rokok?

Berdasarkan literatur studi epidemiologi, asap rokok berkaitan erat dengan bibir sumbing.

Selain itu juga karena mengkonsumsi alkohol, mengalami malnutrisi asam folat serta mengalami infeksi selama kehamilan, sehingga dapat beresiko terhadap bayi yang dilahirkan mengalami labioskizis.

Baca juga: Korem 071 Wijayakusuma Bantu Warga Dawuhan Banyumas Pembuatan Sumur, Operasi Katarak, Bibir Sumbing

Semua kondisi itu mempengaruhi lingkungan intra uterin ibu selama kehamilannya.

"Oleh karena itu, saya titip pesan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal dan jajarannya, agar lebih meningkatkan lagi edukasi kepada ibu hamil supaya mereka mampu menjaga proses kehamilan sampai kelahiran dengan asupan gizi yang baik, serta berperilaku kesehatan yang baik pula," kata Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman saat Bakti Sosial Operasi Sumbing Bibir dan Langit-langit di RSUD dr Soeselo, Sabtu (12/4/2025).

Bupati Ischak menilai, peran Puskesmas dan Bidan Desa sangat penting dalam memberikan edukasi kepada ibu hamil untuk mencegah adanya cacat lahir celah bibir dan langit-langit (CBL). 

Pada kesempatan yang sama, Ischak juga menitip pesan agar pelaksanaan Integrasi Layanan Primer (ILP) dalam menyukseskan pembangunan kesehatan lebih dioptimalkan lagi.

Baca juga: Tiga Penyakit Paling Banyak Diderita Pasien Pasca-lebaran

"Berikan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) yang jelas dan mudah dipahami kepada ibu hamil tentang bahaya paparan asap rokok, konsumsi alkohol, dan perilaku yang tidak sesuai kesehatan," tegas Ischak. 

Menurut Ischak, edukasi dan memberi kesadaran mengenai bahaya asap rokok dan hal lainnya harus diberikan kepada masing-masing personal atau ibu hamil terlebih dahulu. 

"Tidak kalah penting, edukasi ataupun imbauan juga perlu diberikan kepada para bapak atau suami, supaya ketika merokok jangan di dalam rumah dan kalau bisa dihindari," jelas Ischak. (*)

Baca juga: Hati-hati! Paparan Asap Rokok dan Pupuk pada Ibu Hamil Bisa Memicu Bibir Sumbing Janin

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved