Asam Lambung

Mengapa Asam Lambung Meningkat Saat Menstruasi? Berikut Penjelasan dan Cara Mengatasinya

Selama siklus haid, tubuh wanita mengalami banyak perubahan hormon yang dapat memengaruhi produksi asam lambung.

Penulis: Andra Prabasari | Editor: Pujiono JS
XFRAME.IO
Asam lambung adalah istilah untuk cairan asam di dalam lambung yang memiliki peran dalam sistem pencernaan, termasuk membunuh mikroorganisme yang membahayakan kesehatan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM- Asam lambung adalah cairan yang diproduksi oleh lambung untuk membantu dalam proses pencernaan makanan.

Namun, terkadang asam lambung dapat berlebihan dan menyebabkan masalah kesehatan seperti refluks asam, sakit maag, atau bahkan penyakit lambung.

Salah satu faktor yang dapat meningkatkan produksi asam lambung adalah menstruasi.

Menstruasi adalah proses alami yang terjadi pada wanita setiap bulannya, yang terkait dengan siklus haid.

Selama siklus haid, tubuh wanita mengalami banyak perubahan hormon yang dapat memengaruhi produksi asam lambung.

Hormon estrogen dan progesteron yang berfluktuasi selama siklus haid dapat meningkatkan produksi asam lambung dan menyebabkan masalah seperti sakit maag atau refluks asam.

Baca juga: Cara Mengatasi Asam Lambung dengan Pola Tidur yang Benar

Baca juga: Sering Mengalami Perut Kembung Akibat Naiknya Asam Lambung? Berikut Tips untuk Meredakannya

Baca juga: Inilah Tips Membuat Gorengan Agar Aman bagi Penderita Asam Lambung

Selain perubahan hormon, beberapa wanita juga dapat mengalami perubahan pola makan selama menstruasi.

Banyak wanita yang merasa lebih lapar atau mengalami cravings selama siklus haid, yang dapat menyebabkan mereka makan lebih banyak atau makan makanan yang tidak sehat.

Makanan yang tidak sehat atau berlebihan dapat memperberat masalah asam lambung.

Untuk mengurangi masalah asam lambung selama menstruasi, ada beberapa hal yang dapat dilakukan, seperti:

1. Menjaga pola makan yang sehat

Usahakan untuk tidak makan terlalu banyak atau makan makanan yang tidak sehat selama menstruasi.

Cobalah untuk mengonsumsi makanan yang segar dan bergizi seperti sayuran, buah-buahan, dan protein nabati.

2. Mengurangi konsumsi kafein

Kafein dapat meningkatkan produksi asam lambung, sehingga hindari minum minuman beralkohol atau minuman yang mengandung kafein selama menstruasi.

3. Menjaga pola tidur yang sehat

Tidur yang cukup dapat membantu dalam menjaga keseimbangan hormon dan mengurangi stres, yang keduanya dapat memperberat masalah asam lambung.

Usahakan untuk tidur sekitar 7-9 jam setiap malam.

4. Menghindari posisi tidur yang salah

Usahakan untuk tidur dengan kepala lebih tinggi daripada tubuh, misalnya dengan menggunakan bantal yang lebih tinggi atau dengan meninggikan headboard tempat tidur.

Hal ini dapat membantu mencegah asam lambung kembali ke esophagus saat tidur.

Selain itu, hindari tidur terlalu terlentang setelah makan, karena posisi ini dapat menyebabkan asam lambung kembali ke esophagus.

5. Menghindari makan sebelum tidur

Usahakan untuk tidak makan selama 2-3 jam sebelum tidur, terutama makanan yang berat atau makanan yang tinggi lemak.

Makanan yang berat dapat menyebabkan lambung bekerja lebih keras saat tidur, sehingga meningkatkan produksi asam lambung.

Selain itu, makan terlalu dekat dengan waktu tidur juga dapat menyebabkan refluks asam.

Dengan memperhatikan saran-saran di atas, Anda dapat membantu mengurangi masalah asam lambung yang mungkin Anda alami selama menstruasi.

Namun, jika masalah asam lambung Anda tetap tidak teratasi meskipun sudah mengikuti saran-saran di atas, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter.

Mungkin Anda membutuhkan terapi lebih lanjut atau obat-obatan untuk mengatasi masalah asam lambung yang Anda alami.

Jadi, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter jika masalah asam lambung Anda tetap tidak teratasi. (ADR)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved