Berita Banyumas

Marak Penggunaan Mobil Listrik sebagai Mobil Dinas, Bupati Banyumas: Lihat Juklak dan Juknis Dulu

Bupati Banyumas Achmad Husein belum akan menggunakan mobil listrik sebagai kendaraan dinas operasional dalam waktu dekat ini.

Editor: Pujiono JS
Tribunbanyumas/jti
Bupati Banyumas, Achmad Husein 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Beberapa daerah sudah memulai untuk menggunakan mobil listrik sebagai kendaraan dinas. Bahkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pun sudah mulai menggunakan mobil listrik di lingkungan Pemprov Jawa Tengah.

Baca juga: Gubernur Ganjar Memulai Penggunaan Mobil Listrik di Dinas ESDM Karanganyar

Baca juga: Presiden Jokowi Resmikan LG Energy Solution di KIT Batang, Pabrik Baterai Mobil Listrik

Baca juga: Presiden Jokowi Jajal Mobil Listrik Hyundai saat Berkunjung ke KIT Batang: Halus, Tidak Ada Suaranya

Menanggapi hal tersebut, Bupati Banyumas Achmad Husein ternyata belum akan menggunakan mobil listrik sebagai kendaraan dinas operasional di lingkungan Kabupaten Banyumas dalam waktu dekat ini.

Penggunaan mobil listrik untuk kendaraan dinas bagi jajaran pemerintah pusat dan daerah termaktub dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2022.

"Perlu dibahas dengan DPRD, karena mobil listrik kan mahal. Jadi apakah menjadi pemborosan atau enggak," kata Husein kepada wartawan di Purwokerto Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (15/9/2022) seperti dikutip dari KOMPAS.com.

Husein menyebutkan bahwa pengadaan mobil listrik akan menyedot APBD yang besar. Saat ini harga satu unit mobil listrik mencapai Rp 800 juta.

"Katakan misalnya level bupati, wakil bupati, ketua DPRD, dengan wakilnya dan sekda kita bikin dulu sebagai percontohan. Itu butuh miliaran, jadi harus kita bahas bersama-sama," papar Husein.

Husein khawatir, pengadaan mobil listrik akan menimbulkan gejolak di masyarakat karena terkait penggunaan ABPD.

Untuk itu, kata Husein, akan melihat petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) penggunaan mobil listrik untuk kendaraan dinas.

"Kita harus hati-hati banget, karena salah sedikit geger, salah sedikit geger. Apalagi kalau bersumber dari APBD," kata Husein.

Baca juga: DFSK Buka Pemesanan Perdana Mobil Listrik Gelora E, Minibus atau Blind Van, Segini Harganya

Baca juga: Keren, Siswa SMA Muhammadiyah Gombong Sudah Bisa Bikin Mobil Listrik Bertenaga Surya, Ini Wujudnya

Baca juga: Ganti Mobil Dinas, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi Ganti Pakai Mobil Listrik

Meski pemkab belum akan menggunakan mobil listrik dalam waktu dekat, Husein mengatakan, telah menyiapkan dua lokasi stasiun pengisian listrik di depan Bulog dan PLN Purwokerto. (***)

Baca juga: Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Menjembatani Proses Audiensi Ojol dengan Aplikator

Baca juga: Liga 1 Libur saat FIFA Matchday, Pemain PSIS Semarang Juga Diliburkan

Baca juga: Bantu Warga Terdampak Kenaikan Harga BBM, Ketua DPRD Kudus Ajak Anggota Dewan Sisihkan 20 persen Gaji

Baca juga: Kenalkan Permainan Tradisional, SD Negeri 3 Pasinggangan Banyumas Ajak Siswa Buat dan Belajar Egrang

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Bupati Banyumas Belum Akan Gunakan Mobil Listrik: Perlu Dibahas karena Mahal 

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved