Berita Pendidikan

PGRI Minta Pemerintah Evaluasi PTM Menyusul Meningkatnya Kasus Covid-19 akibat Omicron

PGRI meminta pemerintah mengevaluasi pembelajaran tatap muka (PTM) menyusul merebaknya Covid-19 varian Omicron di masyarakat.

Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MASUM
ILUSTRASI. Siswa SD Negeri 3 Bandengan, Kabupaten Kendal melaksanakan pembelajaran tatap muka 100 persen, Senin (17/1/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia ( PGRI) Unifah Rosyidi meminta pemerintah mengevaluasi pembelajaran tatap muka (PTM) menyusul merebaknya Covid-19 varian Omicron di masyarakat.

Unifah meminta pemerintah kembali menerapkan PTM berkapasitas 50 persen.

"Lebih baik, diatur bahwa pembelajaran tatap muka mekanismenya 50 persen. Pastikan, anak yang keluar dan masuk tidak bertemu," kata Unifah dikutip dari Kompas.com, Jumat (28/1/2022).

Baca juga: Dindik Banyumas Ancam Cabut Izin PTM Sekolah jika Ada Temuan Guru dan Murid Tak Mau Divaksin

Baca juga: Pekan Kedua PTM 100 Persen di Pati, Bupati Haryanto: Ada Beberapa Sekolah Tanpa Pembagian Shift

Baca juga: Ratusan Kursi Kepala Sekolah Dijabat Plt, PGRI Jateng Kritik Adanya Kebijakan yang Tak Sinkron

Baca juga: Sekolah Swasta di Jateng Sambat, Guru Honorer Mereka yang Lolos PPPK Ditugaskan di Sekolah Negeri

Unifah mengatakan, proses belajar tatap muka memang diperlukan namun tak perlu dipaksakan harus sampai 100 persen.

Sebab, yang terpenting adalah menjaga keselamatan guru dan murid.

"Meski niatnya untuk learning recovery tapi tidak ada artinya kalau keselamatan anak dan guru terancam," sebut dia.

"Kami mohon pemerintah dan pemerintah daerah, bijaksana menyikapi perkembangan situasi ini," ucap Unifah.

Saat ini, lanjut Unifah, para siswa dan orangtua masih sangat khawatir dengan penularan Covid-19.

Ia menceritakan, ada situasi dimana seorang guru belum mengumumkan bahwa ada satu siswa yang terinfeksi Covid-19.

Namun, karena informasi itu telah sampai ke para siswa maka terjadi kepanikan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved