Breaking News:

Berita Jateng

Sekolah Swasta di Jateng Sambat, Guru Honorer Mereka yang Lolos PPPK Ditugaskan di Sekolah Negeri

Perekrutan guru honorer menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) menimbulkan persoalan baru di sekolah swasta.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: rika irawati
Tangkapan layar webinar
Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Jawa Tengah Karnadi Hasan saat berbicara pada webinar dampak rekrutmen PPPK, Rabu (12/1/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pemerintah meniadakan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk guru. Sebagai gantinya, guru diangkat melalui formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Kebijakan rekrutmen PPPK ini disebut sebagai upaya pemerintah memberikan kejelasan status dan jaminan kesejahteraan kepada guru honorer.

Pada tahap pertama rekrutmen PPPK, guru honorer di sekolah negeri menjadi prioritas.

Saat ini, proses rekrutmen PPPK masuk pada gelombang kedua. Dimana, guru di sekolah swasta atau yayasan, diperbolehkan mengikuti.

Namun, nyatanya, kondisi ini menimbulkan persoalan baru. Banyaknya guru sekolah swasta diterima sebagai guru PPPK membuat pusing sekolah swasta asal.

Pasalnya, guru yang lolos PPPK harus pindah tugas ke sekolah negeri.

"Kegelisahaan muncul, khususnya, penyelenggara sekolah swasta. Kegelisahaan dalam dampak yang dirasakan terkait rekrutmen guru honorer PPPK."

"Kembalikan guru kami yang lolos PPPK ke sekolah asal," kata Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Jawa Tengah, Karnadi Hasan, saat webinar terkait dampak rekrutmen PPPK, Rabu (12/1/2022).

Baca juga: PPPK Tahap II Digelar Desember 2021, PGRI Jateng Minta Pemda Bisa Optimal Penuhi Kekurangan Guru

Baca juga: 372 Formasi PPPK Guru Masih Kosong di Karanganyar, Sawaldi: Jadwal Seleksi Kami Tunggu Pusat

Baca juga: Guru Honorer Masa Kerja 10 Tahun Lebih di Jateng Keberatan Ada Tes Kompetensi untuk Seleksi PPPK

Jika guru swasta yang lolos PPPK kembali ke sekolah asal, kata dia, memberikan keuntungan memajukan pendidikan di sekolah tersebut dan pendidikan di daerah tersebut pada umumnya.

Apalagi, guru swasta yang lolos PPPK tersebut dijadikan guru penggerak, seperti halnya program dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved