Selasa, 14 April 2026

Berita Jepara

Pemkab Jepara Batal Terapkan 5 Hari Sekolah, Jaring Aspirasi PCNU Hingga Dewan Pendidikan

Pemkab Jepara batal melaksanakan lima hari sekolah setelah mendapat masukan dari PCNU Jepara.

Penulis: Tito Isna Utama | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/TITO ISNA UTAMA
LIMA HARI SEKOLAH - Bupati Jepara Witiarso Utomo (dua dari kanan) menerima daftar masukan dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jepara dalam audiensi di Gedung Shima, Kamis (14/8/2025). Dari masukan tersebut, Pemkab Jepara batal menerapkan rencana 5 hari sekolah. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JEPARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara batal melaksanakan lima hari sekolah.

Keputusan ini diambil setelah mereka menerima masukan dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jepara dalam audiensi di Gedung Shima, Kamis (14/8/2025).

Audiensi dipimpin langsung Bupati Jepara Witiarso Utomo.

Dalam forum, Wakil Rais Syuriah PCNU Jepara Prof Mustaqim mengatakan, penguatan karakter siswa memerlukan waktu belajar yang cukup, baik secara kualitatif maupun kuantitatif. 

"Karakter bangsa ada 18 dan yang pertama adalah karakter religius."

"Saat ini, porsi pelajaran agama (PAI) di sekolah umum sangat sedikit, SD hanya 9 persen, SMP 5 persen, dan SMA/SMK 4 persen," kata Mustaqim.

Baca juga: NDX AKA Hingga 10 Ribu Mangkok Soto Bakal Meriahkan HUT Jateng di Alun-alun Jepara, Catat Tanggalnya

Itu sebabnya, kata Mustaqim, penguatan pendidikan agama dilakukan melalui kegiatan kokurikuler di luar sekolah.

Di Jepara, NU mendukung lewat pendidikan diniyah, madrasah, dan pesantren di sore hari, setelah siswa beristirahat sepulang sekolah.

"Ini menjadi penguatan utama terhadap pendidikan agama yang ada di sekolah," jelasnya.

Menanggapi hal itu, Bupati Witiarso Utomo menyatakan kesepakatannya.

Masukan Berbagai Pihak

Sebelum menerima masukan dari PCNU, Witiarso mengatakan, Pemkab Jepara juga menjaring aspirasi dari Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) dan Ma'arif NU Jepara

Mereka pun menghendaki enam hari sekolah. 

Sementara, masukan juga didapat dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), pengusul 5 hari sekolah

Witiarso mengatakan, pihaknya mendengarkan dan mencermati berbagai argumentasi dan masukan dari masing-masing pihak.

Termasuk, pandangan dari Ketua Dewan Pendidikan Jepara Prof Mustaqim, yang ikut hadir dalam audiensi dengan PCNU Jepara hari ini.

Baca juga: Manajemen Persiap Jepara Ungkap Alasan Naikkan Harga Tiket Pertandingan: Belanja Pemain Asing Mahal

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved