Berita Boyolali

Baru Dibeli dari Pasar Hewan, Sapi Warga Mojosongo Boyolali Mati Masuk Sumur. Evakuasi Butuh 1,5 Jam

Usaha warga Dukuh Sukorejo RT 06 RW 04, Desa Jurug, Kecamatan Mojosongo, Bayolali menarik sapi yang tercebur ke sumur, Kamis (21/10/2021) gagal.

Editor: rika irawati
TribunSolo.com/Tri Widodo
Proses evakuasi sapi dari dalam sumur warga di Dukuh Sukorejo RT 06 RW 04, Desa Jurug, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Kamis (21/10/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BOYOLALI - Usaha warga Dukuh Sukorejo RT 06 RW 04, Desa Jurug, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Bayolali menarik sapi yang tercebur ke sumur, Kamis (21/10/2021) gagal.

Mereka akhirnya meminta bantuan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali untuk menyelamatkan sapi milik Suparmin.

Kejadian seitar pukul 13.30 WIB itu bermula saat Suparmin membeli dua sapi di pasar hewan di wilayah Grobogan.

Setiba di rumah, dia menambatkan kedua sapi di pekarangan rumah.

Baca juga: Wilayah Boyolali Kembali Diguyur Hujan Abu Erupsi Gunung Merapi, Warga: Belum Mengganggu Aktivitas

Baca juga: Pakai Alat Pembuat Palet Ini, Peternak di Boyolali Tak Kesulitan Cari Pakan saat Hujan Abu Merapi

Baca juga: Berkah Menjawab Pertanyaan Gubernur Ganjar, Siswi SMPN 3 Sawit Boyolali Ini Dapat Laptop

Baca juga: Gerebek Rumah Kos di Teras Boyolali, Petugas Bea Cukai Solo Temukan 1.886 Botol Miras Ilegal

Namun, tak berapa lama, seekor sapi di antaranya berontak hingga tali penambat sapi terlepas.

Sapi itu kemudian lari melewati gang sempit di sebelah barat pagar tembok rumah.

Sapi yang kian tak terkendali terus berlari tak tentu arah hingga sampai di dekat sumur milik tetangga.

Sang pemilik yang semula mengejar sapi itu berhenti, lalu membiarkan sapi tersebut tenang.

Namun, tak lama kemudian, sapi malah tercebur ke dalam sebuah sumur yang berada di pinggir gang sempit rumah warga.

Suparmin kemudian meminta bantuan warga sekitar. Puluhan warga berusaha menyelamatkan sapi itu namun gagal.

Hingga akhirnya, sapi yang tak kunjung terangkat tewas.

Warga kemudian meminta bantuan petugas BPBD Boyolali untuk mengevakuasi.

Begitu menerima laporan, sejumlah petugas datang ke lokasi sembari membawa tali.

Triyono, anggota Tim Rescue, mendapat laporan sekira pukul 15.00 WIB.

Bersama tim relawan lain, pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian.

Sesampainya di lokasi, dia bersama tim langsung memulai proses pengangkatan sapi yang sudah mati.

"Lokasi yang sempit menjadikan proses pemasangan tali-tali ini berlangsung lama," ujarnya.

Baca juga: Kesal Setoran Rp 2 Miliar Menguap, Member Arisan di Wonogiri Kirim Karangan Bunga ke Pengelola

Baca juga: Ada Warga Mengadukan Tawaran Jual Beli Vaksin Covid, Wali Kota Semarang Minta Dinkes Selidiki

Baca juga: Hartopo Bangga, Kudus Dijuluki Kota Santri. Ini Harapannya

Baca juga: Purbalingga Bersalawat Hadirkan Gus Azmi Askandar, Meriahkan Peringatan Hari Santri Nasional

Setidaknya, butuh waktu sekira 1,5 jam untuk mengevakuasi sapi tersebut.

"Sumur sempit sehingga kami kesulitan memasang tali. Hingga akhirnya, sapi berhasil dievakuasi meski dalam kondisi mati," ucapnya.

"Kalau mengangkatnya (sapi) cepat, yang lama itu memasang talinya karena sumur sangat sempit," ujarnya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Sapi Tercebur Sumur di Mojosongo Boyolali, Evakuasi Butuh Waktu 1,5 Jam: Sumur Cukup Sempit.

Sumber: Tribun Solo
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved