Breaking News:

Berita Semarang

Ada Warga Mengadukan Tawaran Jual Beli Vaksin Covid, Wali Kota Semarang Minta Dinkes Selidiki

Isu jual beli vaksin Covid-19 muncul di Kota Semarang. Kasus ini mencuat setelah seorang warganet mengadukan tawaran jual beli vaksin ke wali kota.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rika irawati
PEMKOT SEMARANG
ILUSTRASI. Seorang petugas sedang menyuntikkan vaksin kepada pengunjung Tentrem Mall Semarang, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Isu jual beli vaksin Covid-19 di Kota Semarang beredar di media sosial. Hal itu bermula dari aduan netizen di komentar Instagaram milik Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.

Hendi, sapaan akrab wali kota, meminta Dinas Kesehatan menyelidiki lebih lanjut aduan dari warga alias netizen tersebut.

Dia menduga, ada indikasi yang mengarah ke jual beli di kalangan masyarakat.

Dia memerintahkan Dinkes berkoordinasi dengan Polrestabes dan Kodim untuk mengusut kasus tersebut.

"Kami sudah meminta Dinas Kesehatan menyelidiki. Kemungkinan, ada indikasi mengarah ke sana. Saya minta Pak Hakam (Kepala Dinas Kesehatan) bisa berkoordinasi dengan teman-teman Polrestabes dan Kodim," papar Hendi, Jumat (22/10/2021).

Baca juga: Warga Sudah Boleh Gelar Event di Semarang, Berikut Aturan dan Teknis Lengkapnya

Baca juga: Ruko Markas Pinjol Ilegal Digerebek Polisi, Lokasinya di Perum Hasanudin Semarang, Ini Kondisinya

Baca juga: Tabrak Tiang Telepon di Tlogosari Kota Semarang, Pengemudi Ojek Online Tewas di Lokasi

Baca juga: Antisipasi Banjir, DPU Kota Semarang Siagakan 119 Pompa Air di 52 Titik Wilayah Rawan

Hendi mengimbau masyarakat tidak galau dan risau dengan program vaksinasi.

Dia menekankan, vaksin tersedia dengan stok yang banyak.

Presiden RI Joko Widodo, kata dia, sudah memberikan jaminan seluruh masyarakat akan diberi vaksin secara graris.

Jika ada pihak yang menawari vaksin berbayar, dia menegaskan, itu penipuan.

"Tidak usah tergiur iming-iming ingin vaksin cepat dan bayar, itu penipuan. Jadi, semua itu gratis," tandasnya.

Sebelumnya, pada kolom komentar di instagram @hendrarprihadi, seorang netizen mempertanyakan mengenai jual beli vaksin.

Baca juga: Hartopo Bangga, Kudus Dijuluki Kota Santri. Ini Harapannya

Baca juga: Purbalingga Bersalawat Hadirkan Gus Azmi Askandar, Meriahkan Peringatan Hari Santri Nasional

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Jumat 22 Oktober 2021: Rp 1.853.000 Per 2 Gram

Dia mengatakan, ada pihak yang menawari vaksin Covid-19 seharga Rp 300 ribu.

Bahkan, tak usah divaksin bisa mendapatkan sertifikatnya.

Dia mengaku memiliki bukti chatting terkait penawaran tersebut.

"Pak Wali, emang boleh ya vaksin diperjualbelikan? Kok ada orang yang nawari vaksin Covid-19 seharga 300 ribu, bisa juga tidak perlu vaksin, nanti dicetakin kartu vaksinnya. Kami ada bukti tawaran via chatnya, pak," tulis netizen tersebut. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved