Breaking News:

Berita Banyumas

Kapolresta Banyumas Ajak Warga Cegah Klaster Keluarga Lewat Buang Limbah Covid di Tempat Tertutup

Kapolresta Banyumas Kombes Pol M Firman L Hakim mengatakan, selama PPKM darurat, pihaknya telah memproses beberapa orang yang nekat menggelar hajatan.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Kapolresta Banyumas Kombes Pol Firmal L Hakim ditemui wartawan di Pendopo Si Panji Purwokerto, Selasa (27/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 hingga 2 Agustus 2021 membuat sejumlah kegiatan di Banyumas tetap dilarang digelar.

Satu di antaranya, kegiatan hajatan yang dapat memicu kerumunan.

Kapolresta Banyumas Kombes Pol M Firman L Hakim mengatakan, selama PPKM darurat, pihaknya telah memproses beberapa orang yang nekat menggelar hajatan.

"Ada sekitar tiga yang kami proses, contohnya adalah kegiatan berkerumun seperti hajatan yang masih kami temukan. Bagaimanapun juga, itu akan menyebabkan klaster, terutama klaster keluarga," ungkapnya, Selasa (27/7/2021).

Baca juga: Terkumpul 188 Peti, Peti Mati Sumbangan Donatur di Banyumas Disimpan di GOR Satria Purwokerto

Baca juga: Pegawai di Sektor Jasa Keuangan di Banyumas Mulai Mendapat Vaksin Covid, Sasar 2.591 Orang

Baca juga: Dua Jam Sudah Ludes, Yuks Sambangi Lapak Empal Sapi Bu Menik, Ada di Simpang Kebondalem Purwokerto

Baca juga: 960 Calon Bintara Digembleng di Pendidikan Pembentukan Bintara Polri 2021 di SPN Purwokerto

Kapolresta menambahkan, untuk menekan klaster keluarga, saat ini, pihaknya beserta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Banyumas, tengah melakukan sejumlah upaya.

Di antaranya, mengubah pola hidup masyarakat Kabupaten Banyumas, supaya tidak membuang limbah Covid-19 sembarangan.

Kapolres mengatakan, ada beberapa kegiatan yang bertujuan mengubah pola masyarakat, di antaranya melakukan penyekatan.

Kegiatan ini bertujuan membatasi mobilitas masyarakat sehingga dapat mengurangi angka penularan Covid-19 di Kabupaten Banyumas.

"Penyekatan yang kami lakukan ini untuk mengurangi mobilitas masyarakat. Jadi, kalau mobilitas ditekan, kita bisa menekan angka Covid-19," tambahnya.

Firman juga mengimbau masyarakat agar saling membantu, terutama kepada tetangga yang terpapar Covid-19.

Kapolresta mengatakan, Covid-19 bukanlah aib.

Sehingga, membantu mereka yang terpapar merupakan wujud kepedulian serta pencegahan juga. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Awas! Gadget Bisa Bikin Balita Terlambat Bicara. Ini Saran Dokter Rehab Medik RSI Banjarnegara

Baca juga: Tukang Becak di Blora Ini Senang Akhirnya Dapat BST dari Kemensos, Sebut Peran Penting RT

Baca juga: Kasus Kematian Ibu Melahirkan Rendah, Pemkot Solo Belum Rencanakan Vaksin Covid untuk Ibu Hamil

Baca juga: Purbalingga Berstatus PPKM Level 3, Dandim: Jangan Sampai Kendor, Tugas Kita Belum Berakhir

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved