Berita Banyumas
Terindikasi Judol, Banyak Warga Banyumas Dicoret dari Daftar Penerima Bansos
Banyak warga Banyumas tak lagi menerima bansos karena terindikasi terlibat judol. Pemkab segera terapkan digitalisasi bansos agar tepat sasaran.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: rika irawati
Ringkasan Berita:
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Banyumas mengungkap, banyak warga di Kota Satria tak menerima bantuan sosial (bansos) karena terindikasi terlibat judi online (judol).
Hal itu terungkap dalam Rapat Pansus 10 membahas Raperda tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial di Komisi 4 DPRD Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (29/5/2026).
Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial Dinsos Banyumas Joko Siswoyo mengatakan, indikasi ini muncul berdasarkan transaksi di rekening perbankan yang dimiliki.
Ini membuat mereka secara otomatis ke luar dari data penerima bansos.
Baca juga: Apa Itu Digitalisasi Bansos, Kabupaten Banyumas Jadi Pilot Project Nasional
Pencoretan tersebut langsung dari pusat di Kementerian Sosial (Kemensos) yang bekerjasama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
"Langsung dari pusat, saya tidak pegang datanya, tapi di Banyumas banyak (penerima bansos dicoret karena judol, Red)," katanya kepada Tribunbanyumas.com.
Joko mengatakan, penerima bansos yang bermain judol dicoret dari data sudah lama diterapkan oleh Kemensos.
Kebijakan tersebut berlaku untuk semua daerah.
"Semua daerah sama, yang mencoret pusat. Kita di daerah hanya bagian verifikasi usulan saja," jelasnya.
Baca juga: Akurasi Data Kemiskinan Banyumas Jadi Sorotan Rapat Pansus DPRD
Joko mengatakan, dalam rapat pansus membahas Raperda tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial, pihaknya juga mendukung agar bansos bisa diberikan tepat sasaran.
Tetapi, pemerintah daerah memang harus mengikuti aturan dari pemerintah pusat.
"Dalam rapat, kami juga menyampaikan, kami ada rencana digitalisai bansos yang arahnya agar bansos tepat sasaran," ungkapnya. (*)
| Tak Hanya Aktif di Kampus, Wakil Rektor III UMP Terjun ke Peternakan: Siapkan Sapi Jumbo Kurban |
|
|---|
| Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Unsoed Purwokerto, Tribhata Banyumas: Tidak Boleh Ada yang Kebal Hukum |
|
|---|
| Sultan Nusantara tak Disebut Sesat oleh MUI Banyumas, Pimpinannya Ditetapkan Tersangka Penipuan |
|
|---|
| 5 Mahasiswa Unsoed Purwokerto Ditangkap Polisi: Tersangka Kasus Kekerasan Seksual dan Pengeroyokan |
|
|---|
| Akurasi Data Kemiskinan Banyumas Jadi Sorotan Rapat Pansus DPRD |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260529-kepala-dinsos-banyumas-di-raoat-pansus-bahas-raperda-Penyelenggaraan-Kesejahteraan-Sosial.jpg)